Laksana Makassar Dan Kota Palu Bersama DIV Tangerang Membangun Masjid di Dusun Ta’an Kecamatan Tappalang Mamuju

Hilal Merah Indonesia. Mamuju – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sulbar mencatat ada 263 masjid dalam kondisi rusak akibat gempa bumi berkekuatan 6,2 skala Richter yang mengguncang wilayah Kabupaten Mamuju dan Majene pada 15 Januari 2021.

Belum diketahui persis, berapa dan bagaimana bentuk bantuan Kementerian Agama terhadap rumah ibadah yang rusak akibat gempa. “Tapi menurut informasi yang kami dapatkan salah satu alternatif model yang akan diterapkan berupa bantuan masjid darurat. Hal itu berkaitan dengan semakin dekatnya bulan Ramadhan.

Laskar Siaga Bencana Makassar Sulawesi Selatan bersama Laksana Kota Palu Sulawesi Tengah  tak pernah surut sedikitpun dalam membantu korban gempa bumi yang terjadi di Sulbar. Meskipun gempa terjadi bulan Januari yang lalu, disaat relawan-relawn lain telah kembali ke daerah masing-masing namun Laksana tetap eksis dalam membantu masyarakat korban gempa.

Laskar Siaga Bencana (Laksana) pada hari Ahad (07/03/2021) telah melakukan kegiatan keumatan berupa bakti sosial yakni pekerjaan pembangunan masjid semi permanen yang berlokasi di Dusun Lembang, Desa Ta’an, Kecamatan Tappalang Mamuju  oleh Tim Bedah Rumah relawan Laksana dari Makassar, Palu, dan DVI Tanggerang Banten.

Dengan dukungan  warga sekitar Masjid, Relawan Laksana secara gotong royong melakukan pekerjaan pemasangan dinding Masjid dengan ketinggian 1 meter diatas slop beton menggunakan bata merah, semen dan pasir sungai.

Masjid ini didirikan atas musyawarah dan kesepakatan tokoh agama dan tokoh masyarakat, RT/RW, Dusun serta warga yang bermukim di sekitar area masjid disebabkan karena hampir semua Masjid yang berdiri di Desa Ta’an telah retak bahkan ada sebahagiannya yang roboh akibat kekuatan getaran gempa yang terjadi   bulan yang lalu.

Setelah kegiatan pengerjaan Masjid Desa Ta’an rampung  para Relawan istirahat sejenak dan setelah selesai sholat  isya dilanjutkan musyawarah singkat program kerja lanjutan, untuk hari berikutnya dihadiri oleh Bapak RT, Ketua Posko Warga, para Relawan dan para Pekerja (warga) penduduk yang bermukim dekat masjid Dusun Lembang Desa Ta’an Tappalang Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat.

Masjid ini akan segera  digunakan untuk sholat berjamaah dan Sholat Jum‘at sekaligus juga rencananya akan difungsikan dalam kegiatan bulan suci Ramadhan yang akan datang khususnya Sholat Taraweh berjamaah. Masjid di Dusun Ta’an itu roboh akibat gempa berkekuatan 6,2 magnetudo yang melanda Mamuju pada tanggal 15 januari 2021.  Dusun Ta’an tersebut di huni oleh 37 Kepala Keluarga.

Untuk melakukan koordinasi dan komunikasi Relawan Laksana harus keluar ke wilayah Kecamatan dengan jarak berkisar 7 Km untuk mendapatkan jaringan internet. Sementara Tim Relawan Laksana terdiri antara lain sebagai berikut: Relawan Laksana Kota Makasar terdiri dari 3 orang sedangkan Laksana Palu terdiri dari 6 orang. Juga terdapat 1 orang Mujahidah. Mereka bergotong-royong bersama warga Dusun Ta’an.

Pihak-pihak yang terlibat dalam pembangunan Masjid antara lain: Kodim Kecamatan Tapalang memberikan 40 sak semen. Relawan Tangger Rescue Nusantara memberikan 50 lembar seng, 1000 buah batu bata, GRC 45 lembar dan Kayu. Sementara Tim Laksana Front Persaudaraan Islam memberikan keramik ukuran 50 x 50 sebanyak 40 dus, Triplek 100 lembar, semen 20 sak dan kayu 3 kubiq, kemudian papan 15 lembar. Kemudian jaringan kelistrikan dan juga pembebasan tanah ukuran 3 x 8 meter. Sementara untuk proses pelaksanaan pembangunan Masjid dilakukan oleh Laksana Front Persaudaraan Islam serta dibantu oleh warga.

Narasumber:  Mahmud Labudu Sekda Front Persaudaraan  Islam Sulawesi Tengah

Silahkan dibagikan dan jangan lupa untuk menyertakan sumber...

Home / Aksi Kemanusiaan / Laksana Makassar Dan Kota Palu Bersama DIV Tangerang Membangun Masjid di Dusun Ta’an Kecamatan Tappalang Mamuju
Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Telegram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *