Senyum Bahagia Mbah Dadi Dan Nyai Saliyem Sang Istri, Rumahnya Direnovasi Relawan Kemanusiaan Klaten

Hilal Merah Indonesia. KLaten — Mbah Dedi dan sang Istri Nyai Saliyem adalah pasangan Lansia yang sudah berusia  70 tahun dan tinggal dirumahnya yang amat sederhana. Atap rumahnya kerap kali bocor setiap kali hujan datang, di beberapa bagian lainnya juga demikian dinding kayu lapuk disana sini. Rumah Pasangan Lansia itu berlokasi dan beralamatkan di Dukuh Malasan RT 07 RT 08 Desa  Ketitang, Kecamatan Juwiring Kabupaten Klaten.

Rumah sejatinya menjadi kebutuhan pokok yang wajib dipenuhi untuk kehidupan manusia. Tak hanya berfungsi sebagai hunian atau tempat tinggal, rumah juga menjadi tempat berkumpul dan bersilaturahmi bersama keluarga tercinta maupun kerabat terdekat.

Dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini yang sangat berdampak pada merosotnya perekonomian masyarakat.  Alih-alih untuk merapihkan dan memperbaiki rumah, biaya hidup sehari-hari pun terkadang masih terbebani. Ditambah lagi kondisi fisik Mereka berdua yang saat ini  menderita katarak sungguh amat memprihatinkan.

Berdasarkan informasi dari Pak Rw Bapak Didi, pasangan lanjut usia Mbah Dadi dan Nyai Saliyem sudah berusia sekitar 70 tahunan selain itu bahwa Mereka berdua mengalami gangguan fisik berupa penyakit Katarak.  Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari -harinya Mbah Dadi dan Nyai Saliyem ditopang atas hasil swadaya masyarakat sekitar.

Banyak suka dan duka yang dialami Pasangan Lansia ini selama menempati rumah satu-satunya milik Mereka. Atap rumah yang bocor, saat hujan turun. Lantai dan dinding rumah yang pecah-pecah hingga berbentuk serpihan. Dinginnya Angin malam pun kerap kali menyelinap masuk saat penghuni rumah tertidur.

Namun apa daya, selain usia sudah lanjut dan penglihatan terhalang Katarak, berpikirpun tidak terbersit untuk merenovasi rumah. Ia sekeluarga hanya bisa pasrah menunggu bantuan pihak-pihak yang bersedia merenovasi rumahnya.

Alhamdulillah kesabaran keluarga ini berbuah manis. Rumah Mbah Dadi menjadi salah satu dari sekian banyak warga yang menjadi target HILMI Klaten untuk di renovasi, disebabkan  kondisinya yang sudah sangat memprihatinkan.

Seluruh material rumah yang sudah lapuk, diganti dengan material baru yang berkualitas dan tahan lama. Helaan napas lega terpancar dari raut wajah Mbah Dadi dan Nyai Saliyem karena bisa mendapatkan rumah yang layak huni setelah penantian puluhan tahun.

Allhamdulilah Jamaah Pengajian Media Ukhuwah JPMU, diKomandoi langsung Pimpinan Laksana Klaten  Andy Irawan yang mengandeng Relawan Kemanusian HILMI untuk bahu-membahu bersama memperbaiki rumah Pasangan Lansia itu. Tim Gabungan menargetkan waktu selama 3 hari selesai untuk melakukan renovasi rumah Mbah Dadi dan Nyai Saliyem.

Proses kerja disepakati dan dimulai sejak pagi pukul 07.00 wib. Saat proses kerja dimulai juga dihadiri oleh ketua RW Didik Sukarno serta perangkat Desa Ketitang Joko Suharso.

Begitu sampai di lokasi rumah yang akan di renovasi kami menyerahkan Donasi sebesar Rp 2.430.000  dari para Muhsinin yang di wakili saudara Kiki Andika dari Yayasan DHK. Setelah itu  langsung dilanjutkan proses bedah rumah. Menjelang adzan zduhur datang lagi rombongan dari DHK membawa  100 porsi makan siang dan cemilan ala kadarnya ujar Andi Irawan.

Senyum Bahagia Mbah Dadi beserta sang istri Nyai Saliyem setelah melihat rombongan Hilal Merah Indonesia dan Yayasan Darul Hikmah Klaten yang akan membedah rumahnya tampak berseri. Hari  itu sabtu 27 Pebruari 2021 usai sudah rumah yang  puluhan tahun lalu rusak parah.

Senang, serta bersyukur bisa dibedah rumah saya. Sekarang udah gak khawatir lagi kalau hujan, ujar Mbah Dadi. Mbah Dadi pun berharap rumahnya sebagai tempat menghabiskan masa tua bersama keluarga tercinta, dapat terus terpelihara dan terjaga.

Narasumber: Suyati Abu Fatih Relawan Kemanusiaan HILMI Kabupaten Klaten

Silahkan dibagikan dan jangan lupa untuk menyertakan sumber...

Home / Aksi Kemanusiaan / Senyum Bahagia Mbah Dadi Dan Nyai Saliyem Sang Istri, Rumahnya Direnovasi Relawan Kemanusiaan Klaten
Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Telegram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *