Laskar Siaga Bencana Makasar dan Palu Sigap Membangun Hunian Sementara Bagi Warga Terdampak Gempa Sulawesi Barat

Hilal Merah Indonesia. Mamaju – Paska gempa yang melanda Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene. Bantuan logistik dan lainnya terus muncul satu persatu. Pokus bantuan di tahap ini adalah memenuhi kebutuhan logistic, obat-obatan dan huntara (hunian sementara).

Kondisi seminggu paska gempa di Kabupaten Mamuju masih terus terjadi dan dirasakan guncangan gempa. Pengungsi yang rumahnya rusak ringan sudah kembali kerumahnya, tetapi saat merasakan guncangan mereka spontan balik kembali lagi ke tenda-tenda pengungsian atau huntara. Hunian sementara atau Huntara adalah tempat tinggal sementara yang dibangun dengan menggunakan bahan terpal plastik dan lainnya dengan menggunakan rangka kayu dan lainnya.

Laskar Siaga Bencana atau Laksana Makasar dan Palu bekerjasama untuk membangun Hunian sementara untuk pengungsi di posko Jalan Sukarno Hatta Kelurahan Rimuku. Meski Huntara ini bersifat non permanen namun dapat dipastikan mampu menjadi hunian sementara yang layak untuk korban gempa Mamuju Sulawesi Barat.

Untuk tahap pertama pengerjaan dilakukan pada tanggal 30 Januari 2021, dan Alhamdulillah telah rampung 3 unit hunian sementara dengan ukuran 4×4. Mampu melayani 9 Kepala Keluarga.

Selanjutnya untuk tahap berikutnya pada tanggal 1 Januari 2021 telah berhasil dirampungkan2 unit lagi dengan ukuran 4x 4 dan mampu melayani 6 Kepala Keluarga.

Berikutnya pada tanggal 2 Januari 2021 telah berhasil dirampubgkan kembali sebanyak 2 unit Huntara dengan ukuran 4 x 4 dan mampu melayani 6 Kepala Keluarga. Tak lupa juga dibagikan bantal tidur sejumlah 25 bantal tidur.

Berikutnya setelah target program Huntara tahap pertama tercapai Relawan Kemanusiaan bergerak menuju  ke Desa Boteng Utara Dusun Pasada untuk membagikan sembako sebanyak 27 paket, air mineral 10 dus, bantal tidur 10 buah dan pakaian baru orang dewasa 29 buah, pampers 30 kembar dan pakaian layak pakai.

Personil Relawan Kemanusian Laskar Siaga Bencana yang terlibat dilapangan ada sebanyak 18 orang Laskar. Selain Relawan Laksana dari Kota Makasar dan Kota Palu juga terdapat Relawan dari Majelis Zikir dari Kota Palu dan Majelis Zikir dari Kabupaten Parigi Moutong. Alhamdulillah Seluruh kegiatan tersebut dapat dirampungkan dalam waktu 2 minggu.  Proses pengerjaan pembangunan Hunian Sementara tersebut di pimpin oleh Sekda FPI Sulawesi Tengah Mahmud Labudu.

Selain Hunian sementara Laskar Siaga Bencana pun telah memikirkan pula membuat kamar mandi sementara selama pungungsi tinggal di Huntara. Insya Allah kamar mandi sementara telah di agendakan karena  struktur tanah di Kabupaten Mamuju berbukit. Laksana sudah melakukan survei lokasi yang sesuai untuk kamar mandi sementara.

Laksana atau Laskar Siaga Bencana serta Relawan Peduli Bencana telah selesai membangun rumah Hunian Sementara sebanyak 50 unit di lokasi tersebut.

Narasumber: Mahmud Labudu Sekda FPI Sulawesi Tengah.

Silahkan dibagikan dan jangan lupa untuk menyertakan sumber...

Home / Aksi Kemanusiaan / Laskar Siaga Bencana Makasar dan Palu Sigap Membangun Hunian Sementara Bagi Warga Terdampak Gempa Sulawesi Barat
Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Telegram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *