Relawan Kemanusiaan HILMI Kabupaten Sukabumi Terjun Membantu Korban Pergeseran Tanah Di Kecamatan Gegerbitung

Hilal Merah Indonesia. Sukabumi – Bencana demi bencana terus datang silih berganti  di berbagai wilayah Indonesia. Kali ini terjadi kembali Pergeseran Tanah di wilayah Kampung Balekambang Kecamatan Gegerbitung Kabupaten Sukabumi.

Pergeseran tanah merupakan salah satu faktor terjadinya tanah longsor. Pada peristiwa tanah longsor (land slide) terdapat faktor geseran masa tanah dalam skala besar baik diameter maupun ketebalan yang relatif terhadap satu titik tetap (reference point).

Puluhan rumah warga di lima perkampungan, Dusun Suradita, Desa Ciengang, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, terdampak pergerakan tanah. Warga menduga intensitas hujan yang tinggi menjadi pemicu bencana alam tersebut.

Ada 35 rumah warga di Kampung Balekembang dan Kampung Suradita telah terdampak dari pergerakan tanah itu. Dari total 35 rumah itu, 23 rumah rusak ringan, 12 rumah rusak sedang dan dua bangunan pendidikan serta dua masjid. 12 rumah merupakan bangunan permanen, sementara yang 23 rumah bangunan panggung. Mayoritas puluhan rumah itu mengalami kerusakan. Seperti retakan di bagian ubin dan dinding rumah.

Peristiwa pergeseran tanah itu telah terjadi sejak beberapa tahun silam. Saat ini aktivitas retakan kembali terjadi dan semakin meluas pada peristiwa kali ini. Kondisi pergerakan tanah saat ini semakin meluas dan melebar. Kedalaman retakan mencapai empat meter dengan lebar bervariasi mulai 25 sentimeter hingga 30 sentimeter.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Kecamatan Gegerbitung menjelaskan pihaknya memang menemukan adanya pergerakan tahan secara masif dan masih terjadi di wilayah tersebut. Ada lima wilayah Rukun Tetangga  yang telah terdampak dari peristiwa tersebut.

Relawan Kemanusiaan HILMI Kabupaten Sukabumi telah melakukan penjajakan pada peristiwa sebelumnya untuk melihat besaran dampak terhadap warga. Namun belum ada warga yang terdampak pada peristiwa sebelumnya.

Demikian pula pada peristiwa kali ini kembali Relawan Kemanusiaan HILMI Kabupaten Sukabumi melakukan pemantauan dan penjajakan ke lokasi terjadinya peristiwa “pergeseran tanah” (land slide)  di Kampung  Balekambang dan Kampung Suradita Desa Ciengang Kecamatan Gegerbitung Kabupaten Sukabumi untuk mengetahui besaran dampak terhadap warga setempat.

Di lokasi, Kepala Rukun Tetangga (RT) di Kampung Balekambang menuturkan pergeseran tanah tersebut mulai terlihat pada sekitar tanggal 15 Januari 2021 dengan gejala terjadinya retakan-retakan kecil dan kemudian semakin membesar setiap minggunya. Di wilayah tersebut telah terdampak 41 rumah dan yang terparah 13 rumah.

Minggu kemarin, warga jika malam mengungsi namun saat siang hari kembali melakukan aktifitas seperti biasa. Tetapi karena kondisi setiap keluarga berbeda kini warga yang rumahnya rusak parah memilih untuk mengontrak atau ikut saudaranya di tempat lain.

Demikian pula yang terjadi di Kampung Suradita dengan kondisi warga terdampak terdapat sekitar 20 rumah rusak parah. Sementara bagi warga yang kondisi rumahnya rusak sedang dan ringan kembali menempati rumah tinggalnya.

Pada tanggal 31 Januari 2021, Relawan Kemanusiaan HILMI Kabupaten Sukabumi telah menyalurkan bantuan logistik berupa beras, mie instan, gula, minyak sayur beserta lauknya.

Narasumber: Kang Pambudi Ketua DPW HILMI Kabupaten Sukabumi.

Silahkan dibagikan dan jangan lupa untuk menyertakan sumber...

Home / Bencana / Relawan Kemanusiaan HILMI Kabupaten Sukabumi Terjun Membantu Korban Pergeseran Tanah Di Kecamatan Gegerbitung
Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Telegram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *