Relawan Kemanusiaan HILMI Dan Mujahidah Mengadakan Trauma Healing Paska Banjir Bandang Di Kecamatan Hantakan Kabupaten Hulu Sungai Tengah

Hilal Merah Indonesia. Hulu Sungai Tengah –  Rabu 27 Januari 2021, untuk kegiatan kali Ini Relawan Gabungan HSU (Hulu Sungai Ulu), Cetana HSU, Relawan Para Ibu-Ibu Amuntai Peduli, dan Tim Relawan dari Komunitas Pemuda Surga bekerjasama dengan Relawan Hantakan membagikan bantuan ke Desa Arangani dan Desa Alat.

Di ke-2 Desa ini ada puluhan rumah yang hanyut terbawa Banjir Bandang serta lumpur memasuki dan menggenangi Musahala di Desa Alat, belum lagi rumah-rumah yang rusak. Barang yang mereka bagikan antara lain: Terpal,  Alas Duduk, Termos air panas, Panci,  Rinjing, Sembako,Teko, Kompor gas, Piring dan cangkir, Air meneral, Makanan anak-anak dan lain sebagainya.

Bantuan yang diberikan merupakan sumbangan dari para Donatur baik berupa uang untuk membeli perlengkapan yang diperlukan atau dalam bentuk barang yang diserahkan kepada kami untuk disalurkan kembali kepada para korban.

Untuk kali ini Relawan berkumpul di Desa Arangani, karena akses jalan yang semula longsor sekarang sudah mulai di bersihkan oleh mobil alat berat. Dari Desa Hantakan ke Desa Arangani ditempuh sekitar setengah jam karena ada akses jalan yang terputus di Desa Alat.

Tim Relawan laki-laki begitu sampai di Desa Arangani mereka langsung berkordinasi dengan RT (rukun tetangga) setempat untuk membagikan kebutuhan di sana antara lain: Terpal; Termos, Panci, Rinjing, sembako dan lainnya.

Sementara Relawan Perempuan (Mujahidah) mereka sibuk mengumpulkan anak-anak disana. Dalam waktu yang tidak terlalu lama anak-anak disana semua ber-kumpul. Ada sekitar 40 anak-anak. Relawan Perempuan tersebut sambil bercerita, bermain tebak lagu, kemudian permainan tebak do’a-doa  pendek. Bagi siapa saja yang bisa menjawab akan mendapatkan hadiah mainan, wafer dan sosis, kemudian juga mendapatkan uang.

Ada beberapa dari anak-anak tersebut tidak memiliki rumah lagi, karena rumah mereka hanyut terbawa banjir bandang dan lumpur pada malam Kamis 14-Januari-202. Peristiwa tersebut merupakan peristiwa terjadinya banjir bandang. Ada sekitar 18 buah rumah yang hanyut di Desa Arangani sementara rumah lainnya rusak.

Singkat cerita nampak keceriaan muncul kembali terlihat jelas di wajah tulus anak-anak tersebut setelah para Relawan Perempuan menghibur mereka. Relawan Perempuan tersebut terdiri dari Ustadzah yang mengajar di sekolahan SD dan TK. Tangisan haru pun terlihat saat perpisahan terjadi. Anak-anak dan Orang Tua mereka pun ikut menangis.

Anak-anak itu pun berkata Besok Ibu kembali lagi kesini, kami sayang Ibu. Setelah ucapan tersebut langsung pecah isak-tangis dan semua pun akhirnya menangis. Sedih rasanya melihat mereka di malam hari harus tinggal dalam kegelapan. Karena listrik lumpuh total disebabkan banyak kabel terputus di Desa tersebut.

Rasa sedih sungguh muncul melihat truma mereka. Hati Kami sedih dan bertanya-tanya ada apa dengan Alam Kalimantan Selatan. Trenyuh rasanya melihat mereka jika siang berada di tenda-tenda dan saat malam hari harus mengungsi dirumah-rumah warga. Semoga semua peristiwa bencana banjir ini cepat berlalu, dan semoga mereka yang kehilangan tempat tinggal mendapatkan tempat yang lebih layak.

Akhirul Kalam mari kita Jaga hutan Kalimantan Selatan. Mari kita alam Kalimantan Selatan untuk generasi kita yang akan datang. Ayoo Bangkitlah Kalimantan Selatan.

Narasumber: Abu Mushab HILMI Kalimantan Selatan.

Silahkan dibagikan dan jangan lupa untuk menyertakan sumber...

Home / Aksi Kemanusiaan / Relawan Kemanusiaan HILMI Dan Mujahidah Mengadakan Trauma Healing Paska Banjir Bandang Di Kecamatan Hantakan Kabupaten Hulu Sungai Tengah
Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Telegram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *