Tim HILMI Ciamis Terjun Bedah Rumah Ma Aah Janda Lansia Sebatang Kara

Hilal Merah Indonesia, Kabupaten Ciamis – Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) nampaknya masih menjadi persoalan di Kabupaten Ciamis Jawa Barat. Persoalan kemiskinan masih menjadi pekerjaan rumah di setiap daerah, termasuk Kabupaten Ciamis. Dinas Perumahan Rakyat Kebersihan dan Lingkungan Hidup (DPRKLH) Kabupaten Ciamis mencatat ada sekitar 40 ribu rumah yang masuk kategori tidak layak huni.

Berdasarkan Pemantauan serta Pengamatan yang dilakukan oleh Tim Hilmi Kabupaten Ciamis. Ada Seorang Janda Lansia di Kampung Cikole Desa Cijulang Kecamatan Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis Jabar, yang sudah 15 lebih menghuni sebuah rumah yang reyot dan berdindingkan bilik bambu. Informasi awal diperoleh dari Idar Jawa Barat.

Rumah itu dihuni oleh Ma Aah biasa Ia dipanggil, Ma Aah saat ini telah berusia 66 tahun serta tinggal seorang diri. Ma Aah terpaksa tinggal dalam kondisi tersebut karena Ia tidak mampu untuk membangun rumah yang layak. Jangankan untuk membangun rumah yang layak, untuk makan sehari-hari pun kesulitan, karena Ia hanya ber-profesi sebagai pekerja serabutan. “Kami ingin seperti orang lain punya rumah yang layak, habis gimana lagi boro-boro buat bangun rumah untuk makan sehari hari saja agak repot,” ucap Ma Aah lirih.””

Saat ini secara fisik rumah Ma Aah sangat memprihatinkan kondisinya. Karena itu Ma Aah  harus tetap waspada karena kondisi rumahnya sudah menumpang ke atap rumah tetangga, yang sewaktu-waktu bisa roboh ke rumah tetangga. Hal tersebut disampaikan oleh KH. Ma’sum Achmad Hasan, selaku Imam Daerah Front Persaudaraan Islam Jawa Barat. Bertepatan posisi rumah Ma Aah tidak jauh dari rumah KH. Ma’sum Achmad.

Merespon kondisi tersebut Tim Kemanusiaan Hilal Merah Indonesia serta Front Persaudaraan Islam Kabupaten Ciamis dan DPD HILMI Jawa Barat berkoordinasi dan memutuskan untuk memperbaiki kondisi rumah Ma Aah. Pengurus Hilal Merah Indonesia Kabupaten Ciamis dengan DPD HILMI Jawa Barat serta juga berkoordinasi dengan DPP HILMI serta Pengurus Front Persaudaraan Islam terkait telah memutuskan untuk melakukan perbaikan total rumah tersebut. Akhirnya Tepat pada hari Jum’at, 8 Januari 2021 Tim Relawan Kemanusia Hilmi Ciamis memutuskan untuk membedah rumah Ma Aah.

Dihari pertama, tepatnya hari Rabu, 13 Januari 2021 proses pembedahan dimulai. Tim Relawan Hilmi Kabupaten Ciamis yang di hadiri Langsung oleh KH. Ma’sum Achmad Hasan serta ketua DPC  Cihaurbeuti, untuk merubuhkan rumah Ma Aah yang berukuran 5 x 7 m² hingga rata dengan tanah untuk kemudian  dibangun kembali agar lebih layak huni. Kemudian dihari yang sama pula dimulai proses pembuatan pondasi yang dilakukan secara bergotong-royong.

Kang Yogi Nugraha menuturkan, “Rencananya pembangunan rumah Ma Aah ini kita bangun seluruhnya dengan bata untuk dinding-dindingnya, agar Ma Aah tidak khawatir rumahnya roboh.” Semua pembiayaan baik dari bahan material maupun alat yang kami gunakan berasal dari DPD Front Persaudaraan Islam Jawa Barat, DPP Hilal Merah Indonesia, DPW Front Persaudaraan Islam Kabupaten Ciamis, DPC Cihaurbeuti serta dari para Dermawan dan Simpatisan yang peduli akan nasib Ma Aah.

Selama proses pembangunan kembali rumah tersebut, Ma Aah tinggal disalah satu tetangganya yang tidak jauh dari lokasi. Sementara Kegiatan perubuhan rumah kemudian proses memasang pondasi dilakukan sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 12.30 WIB.

Relawan Kemanusiaan Hilal Merah Indonesia yang ikut andil dalam proses perubuhan rumah Ma Aah berjumlah 20 Orang di tambah Masyarakat sekitar serta tak ketinggalan turut serta ikut ke lapangan Para Santri Pondok Pesantren Miftahul Huda Utsmaniyyah Cikole, kemudian DPC Pront Persaudaraan Islam Panumbangan.

Narasumber: Kang Yogi Nugraha Ketua DPW Hilal Merah Indonesia Kabupaten Ciamis.

Silahkan dibagikan dan jangan lupa untuk menyertakan sumber...

Home / Aksi Kemanusiaan / Tim HILMI Ciamis Terjun Bedah Rumah Ma Aah Janda Lansia Sebatang Kara
Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Telegram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *