Tim FPI dan HILMI Bergerak Evakuasi Warga Terdampak Banjir Di Makassar

Intensitas hujan yang cukup tinggi di Kota Makassar dalam sepekan terakhir menyebabkan banjir di sejumlah wilayah. Berdasarkan laporan yang diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar, banjir kini sudah meluas ke 3 kecamatan di Makassar.

Dewan Pengurus Wilayah Front Pembela Islam (FPI) Kota Makassar dan Dewan Pengurus Daerah Hilal Merah Indonesia (HILMI) Sulawesi Selatan telah menerjunkan relawannya ke lokasi banjir. Tepatnya di Blok 10 dan 8 Perumahan Nasional (Perumnas) Antang, Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar. Ketinggian air banjir di Perumnas Antang, Manggala, mencapai ketinggian 2 meter. Ketinggian air bahkan nyaris sampai ke atap rumah.

Sebanyak 1.917 KK yang mengungsi berasal dari Kelurahan Antang, Tamangapa, Batua, dan Kelurahan Manggala. Para warga yang terdampak banjir itu menjadikan masjid sebagai tempat mengungsi serta mengungsi ke tempat sanak keluarga.

Aksi kemanusiaan yang dilakukan relawan HILMI dan FPI berlangsung sejak, Sabtu kemarin. Mereka bersama tim relawan lainnya bahu-membahu bergerak mengevakuasi warga yang terjebak banjir di dalam rumahnya. Ketua HILMI FPI Kota Makassar, Ustad Muhammad Nasrun menjelaskan jumlah laskar yang kita turunkan ada 35 orang personil, perahu karet dua unit seta pelampung 10 unit yang kesemuanya diperuntukan mengevakuasi warga terdampak.

Dalam proses evakuasi, tim HILMI dan FPI fokus mengevakuasi warga lansia (lanjut usia), bayi dan balita (bawah lima tahun). “Kami fokus terutama kepada warga lansia, ada juga bayi dan balita yang kita ungsikan, serta barang-barang perabotan yang diminta warga untuk diungsikan,” ujarnya.

Di Manggala terdapat 5 titik rawan, di ke-4 Kelurahan yang terdampak  sekarang yakni Antang, Batua, Manggala, Tamangapa. Sementara wilayah Kelurahan Bangkala masih sebagian yang terdampak Banjir. Sementara, Ketua DPD HILMI Sulawesi Selatan, Habib Muhammad Bin Sahar, mengatakan pihaknya berkomitmen akan terus berada di lokasi sebelum air surut dan warga kembali ke rumah masing-masing.

“Kemarin ada 18 KK (kepala keluarga) yang kita evakuasi, tadi pagi sampai sore ini kurang lebih 30 kali perahu bolak-balik dari rumah warga ke pengungsian. Intinya kita akan tetap di sini sampai semua selesai,” Ujar Habib Muhammad. Ketua FPI Kota Makassar Ustad Firdaus mengatakan, selain melakukan upaya evakuasi, pihaknya juga berencana menyalurkan bantuan baik berupa sembako serta obat-obatan.

“Sementara kita terus memantau kebutuhan pengungsi, Insya Allah akan ada juga bantuan makanan dan obat-obatan yang kita akan salurkan,” ujarnya. Di Blok 10, ada dua lokasi pengunsian, yaitu di Pondok Pesantren DDI dan Masjid Jabal Nur. Selanjutnya Tim HILMI FPI juga akan mendirikan Dapur Umum guna kepentingan suplai makanan siap saji kepada para pengungsi terdampak banjir.

Narasumber: Habib Muhammad Syihab Ketua DPD HILMI Sulawesi Selatan.

Silahkan dibagikan dan jangan lupa untuk menyertakan sumber...

Home / Aksi Kemanusiaan / Tim FPI dan HILMI Bergerak Evakuasi Warga Terdampak Banjir Di Makassar
Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Telegram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *