Kasih Sayang dan Kesabaran Pasturi ini Kepada Anaknya Membuahkan Hasil

Kasih Sayang dan Kesabaran Pasturi ini Kepada Anaknya Membuahkan Hasil

Hilal Merah Indonesia, KABUPATEN MALANG – Pasturi Bapak Suliadi dan Ibu Suliati warga Rt 36 Rw 04 Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran, Malang, selama ini hidup dan tinggal bersama ketiga orang anaknya tanpa memiliki kamar dan mandi (kakus) sejak awal pernikahannya.

Untuk kebutuhan buang air besar mereka terpaksa harus berjalan ke sungai yang berjarak sekitar 300 meter dari tempat tinggalnya. Selain itu anak ketiga bernama Rizki Syahbirul Azmi (2 thn) didiagonosa oleh dokter mengidap tumor ganas di bagian perutnya. Anak ketiganya itu sempat akhirnya dirawatan di RS Saiful Anwar yang dicover oleh Kepala Desa Kanirogo.

Keprihatinan yang dirasakan itu pun akhirnya menggerakkan DPW HILMI FPI Kabupaten Malang bersama warga sekitar membuatkan kamar mandi dan merenovasi rumah keluarga bapak Suliadi yang telah tinggal sejak puluhan tahun silam. Sempat sang nenek yang mengidap stroke tinggal bersama mereka yang kini tinggal bersama saudaranya.

Sebenarnya rencana kami akan mulai buatkan kamar mandi hari rabu depan berhubung antusias warga dan keluarga pasien akhirnya hari ini juga kita mulai,” kata Ketua HILMI FPI Kabupaten Malang, Ustadz Mukhlis, Senin (15/06/2020).

Warga bersama relawan HILMI FPI Kabupaten Malang pun mulai mengerjakan pembuatan kamar mandi tersebut. Sejak pagi sekitar pukul 10.00 Wib baik warga, laskar FPI, dan relawan HILMI yang ikut andil telah bersiap-siap di lokasi.

Saat pembuatan kamar mandi ini berlangsung Bapak Suliadi yang berada di Rumah Sakit Saiful Anwar bersama istrinya tidak dapat menahan rasa haru, melalui sambungan telekomunikasi Whatsapp iapun menyampaikan, “Ya Allah saya menangis, sedih juga terharu, saya tidak pernah kenal siapa kalian dan juga tidak pernah tau siapa kalian tapi malah justru membantu saya, ternyata masih ada orang-orang yang peduli dan mau membantu saya sekeluarga. Untuk para donatur yang budiman tiada kata yang mampu saya ucapkan untuk semua orang yang membantu saya sekeluarga, terima kasih… terima kasih… Semoga Allah membalas semua kebaikan semuanya,”

Berikut adalah chat ucapan terima kasih bapak suliadi melalui Whatsapp kepada para donatur.

Ya Allah betapa dahsyatnya ujian dan cobaan bagi hamba yang tiada apa-apanya di dunia ini, terima kasih HILMI FPI dan semua jajarannya, saya sekeluarga mengucapkan beribu-ribu terima kasih,” lanjut bapak Suliadi.

Tidak hanya membuatkan kamar mandi untuk kebutuhan sehari-hari dan istinja, hampir 90% bagian rumah direnovasi total oleh HILMI FPI Kabupaten Malang bersama Laskar Pembela Islam serta para warga.

Bangunan yang awalnya berukuran 3,5 x 4,5 meter dengan memiliki 1 kamar tidur berukuran 1,5 x 4,5 meter diperluas menjadi 3,5 x 13,5 meter diatas tanah milik Pak Suliadi.

HILMI FPI kab Malang bersama Laskar dan Warga juga mengubah fungsi kamar tidur yang biasanya ditempati oleh 5 orang dalam satu ruangan dengan ukuran tersebut menjadi musholla dan kamar mandi.

Sebagai gantinya, 2 (dua) ruang kamar tidur dibuatkan dibangunan yang baru dengan ukuran 2×4 meter serta dibuatkan juga ruang tamu.

Selama 10 hari pengerjaan, proses perenovasian rumah Pak Suliadi akhirnya rempung dibangun oleh DPW FPI Kab Malang, Laskar FPI Kab Malang, HILMI FPI Kab Malang dengan total sekitar Rp. 14jt dan didukung dan ikut andil DPP HILMI FPI sebesar Rp. 2,5 jt.

Sebagai informasi tambahan, Rizki anak Pasturi dari Bapak Suliadi dan Ibu Suliati yang mengidap tumor serta sempat dirawat saat ini kondisinya berangsur membaik dan sudah berada di rumahnya.

(baca : Mari Kita Bantu Rizki Yang Sedang di Rawat Akibat Tumor Ganas di Perutnya )

Narasumber : Ketua HILMI FPI Kabupaten Malang, Ustadz Mukhlis.

Silahkan dibagikan dan jangan lupa untuk menyertakan sumber...

Home / Bedah Rumah / Kasih Sayang dan Kesabaran Pasturi ini Kepada Anaknya Membuahkan Hasil
Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Telegram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *