HILMI FPI Sulteng Diberhentikan Pemilik Toko Saat Hendak Semprot Disinfektan

Hilal Merah Indonesia, Sulawesi Tengah – Kegiatan penyemprotan disinfektan oleh DPD HILMI FPI Sulawesi Tengah hingga saat ini masih terus berlanjut ke beberapa wilayah khususnya Kota Palu.

DPD HILMI FPI Sulteng terus mendapat kepercayaan dari berbagai pihak, salah satunya sarana pendidikan Taman Kanan-kanak Al-Khairaat Pusat, Palu, yang tak luput dari sasaran penyemprotan disinfektan mereka. Sebanyak 8 Laskar MADAR Sulawesi Tengah ikut serta dalam kegiatan ini yang dipimpin langsung oleh Sekertaris Daerah Sdr Mahmud Labudu dan Dankodar Ustadz Deny Kurniawan serta ditemani Ustadz Abdurrrahman Murtin ajudan dari Habib Saggaf bin Muhammad bin Salim Aljufri, yang dimulai sejak pukul 09:00 pagi.

Kemudian mereka melanjutkan penyemprotan ke kelurahan Tawanjuka sebagaimana yang telah diagendakan sebelumnya. Namun saat menuju lokasi, mereka dihadang dan diberhentikan oleh salah satu pemilik toko tekstil yang bernama Ibu Fat. Ketika ditanya perihal penghadangannya itu ternyata ia ingin 24 tokonya disemprot disinfektan oleh HILMI FPI Sulawesi Tengah yang berada dalam satu kompleks pertokoan Bambaru. Atas permintaan para pemilik toko ini HILMI FPI pun melakukan penyemprotan kurang lebih selama 1 jam kesemua toko-tokonya yang kemudian tim HILMI FPI Sulawesi Tengah melanjutkan berjalannya.

Narasumber : Sekda DPD FPI Sulawesi Tengah Mahmud Labudu

Silahkan dibagikan dan jangan lupa untuk menyertakan sumber...

Home / Aksi Kemanusiaan / HILMI FPI Sulteng Diberhentikan Pemilik Toko Saat Hendak Semprot Disinfektan
Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Telegram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *