Warga Korban Longsor Agam SUMBAR, Berharap Ada FPI di Desanya

Hilal Merah Indonesia, SUMATERA BARAT – Bencana Longsor yang terjadi di Jorong Galapuang, Danau Maninjau Kabupaten Agam pada 21 November 2019 lalu, menyebabkan 13 rumah mengalami kerusakan, 3 diantaranya rusak parah sehingga tak bisa ditempati.

Saudara Edwar Nedi, Panglima Daerah FPI Sumatera Barat langsung turun ke lokasi kejadian pada tanggal 22 November 2019 bersama 10 relawan HILMI-FPI dan lainnya untuk membersihkan Masjid, Madrasah serta rumah warga yang terkena dampak akibat longsor tersebut.

Warga Korban Longsor Agam SUMBAR, Berharap Ada FPI Didesanya

Selain bantuan berupa tenaga, mereka juga menyalurkan bantuan berupa Makanan Instan, Alas Tidur, dan Selimut untuk para warga, hal ini dilakukan setelah mereka berkoordinasi dengan ketua pemuda dan kepala jorong setempat.

Antusias warga terlihat ketika FPI datang kepada mereka, bahkan mereka meminta melalui kepala pemudanya agar FPI didirikan di wilayah mereka dikarenakan daerah terdekat adalah DPW Kota Bukittinggi.

Warga Korban Longsor Agam SUMBAR, Berharap Ada FPI Didesanya

Kemudian pada tanggal 26 November 2019, Saudara Edwar Nedi bersama dengan Angku Panjang (Penanggung Jawab DPW FPI Bukittinggi) kembali turun untuk kedua kalinya setelah mendapatkan laporan bahwa ada salah satu keluarga anggota FPI Jakarta yang menjadi salah satu korban akibat longsor tersebut.

FPI Sumatera Barat akhirnya menemukan Nyonya Erma (salah satu kerabat dari anggota FPI di Jakarta) yang kemudian diberikan santunan oleh FPI Sumatera Barat.

Warga Korban Longsor Agam SUMBAR, Berharap Ada FPI Didesanya

Pak Sirfanedi, Bendahara Masjid Istighfar menuturkan, sejak bencana yang terjadi pada Rabu malam itu, keesokan harinya bantuan mulai berdatangan diantaranya dari BPDB, PMI, TNI, POLRI, Pemerintah Kabupaten Agam (Camat Tanjung Raya), juga dari lembaga swadaya masyarakat lainnya seperti FPI Sumatera Barat yang sudah turun pada hari kedua pasca terjadinya longsor,”

Beliau juga mengucapkan terima kasih seraya mendo’akan anggota FPI, “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada FPI Sumatera Barat, semoga anggota FPI senantiasa dijaga, dilindungi Allah Ta’ala, dipanjangkan umurnya serta dimudahkan rezekinya,” do’a Bapak Sirfanedi.

Dan Semoga Habib Rizieq bisa segera pulang,” Sambung salah satu ibu-ibu yang hadir dalam perbincangan singkat itu yang kemudian di-amin-kan secara sepontan oleh warga yang hadir.

Warga Korban Longsor Agam SUMBAR, Berharap Ada FPI Didesanya

Bantuan yang saat ini dibutuhkan oleh warga, kata Pak Sirfanedi, adalah bahan-bahan material berupa Batu Bata, Kayu, Atap Seng, dan lain sebagainya untuk rumah warga dan masjid serta Madrasah yang rusak akibat longsor tersebut.

Beliau juga menjelaskan bahwa PT. Semen Padang sudah menyatakan kesiapannya untuk mendrop 1.000 Sak Semen kapanpun warga memerlukannya.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini terjadi, namun bangunan rumah warga dan sarana ibadah tertimbun material longsor.

Sumber : Ketua DPD HILMI Sumatera Barat

Editor : Aan. S

HILMI FPI Android

Silahkan dibagikan dan jangan lupa untuk menyertakan sumber...

Home / Aksi Kemanusiaan / Warga Korban Longsor Agam SUMBAR, Berharap Ada FPI di Desanya
Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Telegram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *