HILMI-FPI Alirkan Sumber Air Untuk Pengungsi Korban Gempa di Ambon

Hilal Merah Indonesia, AMBON– Setelah diguncang gempa bumi berkekuatan 6,8 SR yang berpotensi Tsunami pada tanggal 26 September 2019 lalu, menyebabkan masyarakat Dusun Bum Bun, Desa Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku mengungsi ke daerah pegunungan yang lebih tinggi.

Kondisi pegunungan yang berbukit dan tidak adanya sumur bor, menyebabkan susahnya mendapatkan air bersih di lokasi pengungsian. Air hanya bisa didapat dengan berjalan kaki menuju sungai ataupun mata air yang harus ditempuh dengan jarak yang jauh dan terjal.

Tim relawan Hilal Merah Indonesia – Front Pembela Islam (HILMI- FPI) Sulawesi Tengah yang sejak awal kejadian turun langsung ke lokasi pengungsian telah lama memikirkan dan berupaya untuk mengalirkan air ke lokasi pengungsian.

“Sejak Selasa (29/10/2019), sistem perpipaan telah coba dibuat oleh relawan HILMI-FPI hingga mencapai 800 meter jauhnya, namun masih belum bisa mencapai ke titik lokasi pengungsian,” ungkap Ketua Dewan Pimpinan Daerah Front Pembela Islam (DPD- FPI) Provinsi Sulawesi Tengah, Ustad Sugianto Kaimudin.

Setelah sekian lama berupaya untuk memperbaiki jalur pipa dan bak penampungan air, pada akhirnya tanggal (03/11/2019) ini relawan HILMI-FPI berhasil merampungkan pipanisasi dari sumber mata air Mamusun Matai di daerah dusun Wairhahai yang berjarak kurang lebih 1000 meter.

Setidaknya ada sekitar 3.000 KK atau lebih dari 17.000 jiwa di lokasi pengungsian yang saat ini dapat menikmati air bersih yang disalurkan langsung dari sumber mata air.

Ustad Sugianto menambahkan “keberhasilan ini tidak terlepas dari keikutsertaan berbagai pihak yang telah memberikan bantuannya baik moril maupun materil untuk masyarakat Ambon yang sedang mengalami musibah

Sumber : Bondan Eka, Kontributor LIF Poso Editor : Aan

HILMI FPI Android

Silahkan dibagikan dan jangan lupa untuk menyertakan sumber...

Home / Aksi Kemanusiaan / HILMI-FPI Alirkan Sumber Air Untuk Pengungsi Korban Gempa di Ambon
Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Telegram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *