Kisah Petani Miskin yang Rumahnya Berhasil Dibedah HILMI FPI Kab Malang

Kisah Petani Miskin yang Rumahnya Berhasil Dibedah HILMI FPI

Hilal Merah Indonesia, MALANG – Sasaran bedah rumah berikutnya, tertuju pada rumah Pak Sokirin (75 th), pekerja buruh tani yang tinggal di Dusun Ringin Anom, Desa Taman Satrian, Kecamatan Tirto Yudo, Kabupaten Malang. Pak Sokirin, tinggal sebatang kara di rumah petaknya berukuran 3×4 meter persegi.

Rumahnya berdiri di atas tanah milik orang lain yang telah diizinkan warga untuk dihuni namun tidak untuk dimilikinya. Materialnya terbuat dari bambu yang sudah lapuk termakan usia. Yang lebih memperihatinkan lagi, letaknya sangat jauh dari permukiman warga.

Kisah Petani Miskin yang Rumahnya Berhasil Dibedah HILMI FPI Kab Malang

Pak Sokirin merupakan seorang petani miskin yang mengandalkan penghasilannya dari menjaga kebun, itupun tak ada kepastian akan penghasilan yang didapat. Ia juga buta huruf, sehingga tak ada pilihan lain yang bisa ditekuninya sebagai tambahan penghasilan.

Dengan kondisi ekonomi demikian, pak Sokirin hanya bisa bersabar untuk bertahan hidup, bahkan sering sekali dirinya harus menahan lapar saat tidak ada makanan yang diperoleh.

Meski dikaruniai seorang anak, namun pak Sokirin tetap saja hidup sebatangkara. Menurut penuturan pak Sokirin, anak-anaknya enggan tinggal bersamanya dan lebih memilih tinggal bersama ibunya atau mantan istri pak Sokirin.

Berdasarkan cerita yang disampaikan, anak pak Sokirin mengalami cacat tangan akibat kecelakaan kerja. salah satu lengan anaknya terkena gergaji dan menjadi sebab diamputasi oleh dokter. Akibat kejadian tersebut, ia harus menanggung biaya Rumah Sakit hingga mencapai Rp. 160 juta rupiah.

Meskipun telah mendapatkan bantuan dari tempat anaknya bekerja, namun belum bisa menutupi seluruh tagihan biaya Rumah Sakit, sehingga ia harus mengorbankan beberapa sisa harta yang dimilikinya untuk menanggung sisa pembayaran tersebut.

Kisah Petani Miskin yang Rumahnya Berhasil Dibedah HILMI FPI Kab Malang

Melihat kondisi kehidupan demikian, maka DPP dan DPW HILMI memutuskan untuk memberikan bantuan bedah rumah kepadanya. Diharapkan melalui bantuan ini bisa membantu pak Sokirin memperoleh kehidupan yang lebih layak.

Renovasi rumah pak Sokirin pun dimulai pada Ahad lalu 3 November 2019, dengan dibantu oleh DPW FPI KAB.MALANG, DPC FPI Kec. DAMPIT, KOMUNITAS TRAIL dan Pemerintah setempat.

Atas permintaan serta kesepakatan bersama, rumah tersebut akhirnya diperluas menjadi 4×7 meter persegi dan rampung dikerjakan hingga selesai.

Kisah Petani Miskin yang Rumahnya Berhasil Dibedah HILMI FPI Kab Malang

Alhamdulillah, berkat kerjasama dan bantuan dari berbagai pihak yang terlibat, akhirnya dalam waktu sehari, HILMI FPI sanggup merenovasi dua rumah sekaligus, serta bisa membantu mereka yang membutuhkan untuk mendapatkan kehidupan yang lebih layak,” ungkap Ustadz Mukhlis

Sumber : Ustadz Mukhlis, Ketua HILMI Kabupaten Malang.
Editor : Aan

Berikut Video dan Foto Dokumentasi nya :

HILMI FPI Android

Silahkan dibagikan dan jangan lupa untuk menyertakan sumber...

Home / Bedah Kampung / Kisah Petani Miskin yang Rumahnya Berhasil Dibedah HILMI FPI
Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Telegram

One thought on “Kisah Petani Miskin yang Rumahnya Berhasil Dibedah HILMI FPI”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *