tim relawan HILMI-FPI NTB bersama salah seorang warga yang mendapatkan Hunian Sementara

HILMI-FPI NTB Resmi Merilis Data Penerima HUSEN

Hilal Merah Indonesia, NUSA TENGGARA BARAT – Laporan pembangunan Hunian Sementara alias HUSEN yang digagas DPP HILMI-FPI yang ditujukan kepada masyarakat NTB hingga kini masih terus berjalan.

Para Relawan HILMI-FPI NTB terus bergerak menyelusuri ke berbagai pelosok desa untuk mendata serta memastikan warga-warganya mendapat bagian dari program tersebut.

“Alhmdulillah, sampai saat ini kami terus berjalan untuk mendirikan Husen bagi para korban gempa dengan beberapa kereteria yaitu Lansia, Janda, serta anak-anak yatim. Kami mencatat, hingga saat ini sudah 223 unit Husen yang terbangun dan dinikmati oleh masyarakat,” jelas Habib Hadi Husein bin Agil, Kepala Posko DPD HILMI-FPI NTB, Jumat 10 Mei 2019.

HILMI-FPI NTB Resmi Merilis Data Penerima HUSEN

Hunian Sementara di 4 Kabupaten Lombok yang Berhasil di Bangun HILMI-FPI NTB.

Habib HAdi juga mengatakan bahwa tim relawan DPD HILMI-FPI NTB yang dikomandoi oleh Syafi’i di lapangan telah mendirikan HUSEN yang tersebar di 4 kabupaten, diantaranya Kab.Lombok Utara 173 unit yang tersebar di 4 kecamatan lalu Kab. Lombok Timur 42 unit yang tersebar di 3 Kecamatan, Kab. Lombok Barat 7 unit untuk 1 kecamatan dan Kab. Lombok Tengah1 unit.

“Tak hanya program Husen saja, kami juga memiliki program tambal sulam bagi rumah yang rusak sedang dibeberapa wilayah di Lombok. Diantaranya dengan memberi bantuan berupa spandek, kalsibrod untuk rumah korban yang rusak karena gempa kemudian perbaikan beberapa Masjid yang hancur dengan bekerja sama dengan masyarakat setempat,” ungkap bib Hadi.

Dan program ini, kata bib Hadi, masih terus berlanjut hingga di bulan ramadhan, karena melihat masih banyak sekali masyarakat yang tinggal di tenda.

Berawal sejak terjadinya musibah gempa pada tanggal 29 Juli hingga 5 Agustus serta 17 Maret yang telah memporak-porandakan bangunan di NTB khususnya.
 
Dan kini masyarakat dipersulit kembali dengan proses pencairan dana yang masih berbelit-belit serta menyusahkan masyarakat. Makanya masyarakat masih banyak yang tinggal di tenda-tenda darurat.

Masyarkat NTB Masih Tinggal di Tenda Darurat.

Memang ada beberapa alasan masyarakat mengapa masih milih tinggal di tenda darurat diantaranya Tiadanya modal untuk mendirikan rumah semi permanen.

Mengharapkan bantuan pemerintah yang tak kunjung datang, serta Adanya isu yang meresahkan masyarakat bahwa jikalau masyarakat sudah mendirikan bangunan permanen maupun semi permanen maka tidak dapat rumah bantuan dari pemerintah kemudian terbatasnya lahan tanah yang dimiliki.

“Akan tetapi yang menjadi alasan banyak masyarakat adalah tidak ada modal untuk mendirikan bangunan semi permanen sambil nunggu bantuan dari pemerintah,” kata Habib Hadi bin agil Selaku kepala Posko Hilmi Lombok.

HILMI-FPI NTB Resmi Merilis Data Penerima HUSEN

Berdasarkan laporan terkini dari HILMI-FPI NTB, tercatat sebanyak 16 unit HUSEN yang berhasil didirikan para tim relawan diantaranya 1 unit di kec. Pringga Rata, 1 unit di kec. Gunung Sari, 7 unit di kec. Montong Gading, 4 unit di labuan Lombok, 1 unit di kec. Lingsar, 1 unit kec. Kayangan serta 1 unit lagi di kec. Bayan.

Artikel Lainnya :

HILMI FPI Android

Silahkan dibagikan dan jangan lupa untuk menyertakan sumber...

Home / Bedah Rumah / HILMI-FPI NTB Resmi Merilis Data Penerima HUSEN
Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Telegram

One thought on “HILMI-FPI NTB Resmi Merilis Data Penerima HUSEN”

Comments are closed.