Korban tewas akibat terseret arus sungai Lamong di Kabupaten Gresik, Jawa Timur

Gresik Banjir, 4 Orang Tewas Terseret Arus

Hilal Merah Indonesia, GRESIK – Banjir bandang akibat luapan sungai Lamong di Kabupaten Gresik, Jawa Timur ini yang telah melanda empat Kecamatan tersebut menambah duka mendalam bagi para korban. Peristiwa ini telah merenggut empat korban jiwa diantaranya ada yang terseret arus, ada pula yang sedang membantu di dapur umum.

Adalah Putra Bhima Yudha (14), pelajar SMP asal Dusun Pulorejo Desa Pucung, Kecamatan Balongpanggang. Putra Bima meninggal saat membantu dapur umum di desanya saat membagikan nasi kepada warga yang berada di rumahnya.

Kemudian Afandi (27), warga Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang. Korban meninggal saat memancing di wilayah banjir, namun naas iapun terseret arus. Saat itu, korban yang mempunyai riwayat epilepsi disebutkan pergi memancing ke sungai di sekitar.

Hal senada juga dialami oleh Bagus Akbar Pratama (17), warga Kelurahan Kramat Inggil, Kecamatan Gresik. Korban meninggal akibat terseret arus banjir luapan Kali Lamong saat mencari ikan.

Lalu korban berikutnya adalah Nuri (21), warga Kelurahan Kramat Inggil, Kecamatan Gresik. Korban meninggal akibat terseret arus banjir akibat luapan Kali Lamong. Atas dasar ini, Relawan HILMI-FPI se-Indonesia turut berduka cita yang mendalam kepada keluarga korban yang ditinggalkan, semoga almarhum dan almarhumah khusnul khatimah.

Sementara itu, bantuan berupa makanan, air mineral, obat obatan, pakaian, selimut, serta kebutuhan bayi datang dari para donatur di posko Masjid Sabilillah untuk selanjutnya dibagikan kepada korban banjir.

Distribusi makanan setiap harinya dari posko di lakukan dua kali pagi dan malam. Lebih dari seribu bungkus nasi di bagikan relawan ke korban banjir setiap harinya.

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Telegram