DPP HILMI-FPI bersama dengan Imam Banten, Buya Qurthubi dan Ketua DPD FPI Banten, KH. Fakhrurrozi, serta calon Ketua HILMI Banten, Ustad Hambali

DPP HILMI Apresiasi Kinerja Relawan HILMI-FPI Banten

Hilal Merah Indonesia, BANTEN – Penanganan misi kemanusiaan para relawan HILMI-FPI Se-Kota Banten, sejak terjadinya bencana tsunami yang melanda sebagian wilayah di Provinsi Banten menjadi suatu apresiasi yang patut dibanggakan. Pergerakan yang cepat dan terstruktur secara spontanitas itu kian membekas khususnya bagi masyarakat dan para korban.

Bagaimana kesigapan para Laskar FPI serta MPI Banten saat bencana itu dimulai. Itu semua, tentu tak lepas dari peranan sosok Buya Quthubi selaku Imam Banten yang sangat responsif. Pasalnya, beliau juga sempat merasakan getaran gempa di Pesantren sebelum terjadinya tsunami dan terbukti di Masjid beliau terjadi keretakan.

Mendengar kabar tsunami menerjang Pandeglang, beliau langsung menginstruksikan calon Ketua HILMI Banten, Ustad Hambali untuk segera membuka Posko Relawan dan menitipkan uang sebesar Rp 20 juta yang diambil dari uang kas pribadinya untuk pembelanjaan awal bantuan logistik, sekaligus membawa produk air mineral milik Imam Banten untuk dibagi-bagikan.

Menjadi seorang relawan FPI memang bukan sebuah pilihan, namun merupakan sebuah panggilan jiwa. Seorang relawan FPI mesti pandai berbesar hati, melaksanakan tugas kemanusiaan dengan ikhlas serta memiliki dedikasi yang tinggi.

Namanya juga seorang relawan, berarti harus siap mengihklaskan diri untuk mengabdi dan bersedia merelakan dirinya untuk dipimpin. Seorang relawan juga memiliki sikap sopan, santun, perhatian dan empati kepada masyarakat.

Usai mendirikan sebuah Posko, Ustad Hambali bersama para relawan HILMI-FPI Banten langsung membelanjakan keperluan logistik untuk disumbangkan kepada para korban. Inilah awal bantuan logistik dari berbagai instansi dan organisasi terus berdatangan.

Sejak awal pendirian Posko, HILMI-FPI Banten menangani 5 Kecamatan yang terkena dampak tsunami. Setiap harinya hingga sampai saat inipun pembagian sembako masih terus dijalankan, namun tetap saja bantuan terus berdatangan hingga saat ini.

Sehingga terlontar gurauan kecil dari para relawan kepada Imam Banten dan para Kyai agar doa untuk bantuan segera dihentikan. Karena saking banyaknya bantuan yang masih tertampung di Posko tersebut.

Karena hingga saat ini, bantuan yang dipercayakan oleh masyarakat kepada FPI masih terus berdatangan. Sembako keluar 500 paket kemudian masuk kembali 1000 paket dari masyarakat umum.

Keluar 100 paket-masuk 150-200 paket, begitu seterusnya. Sehingga terpaksa para relawan mendirikan 4 gudang logistik untuk menampung seluruh bantuan yang datang. Hingga kini, sembako masih terus dibagikan kepada para korban.

Dalam satu minggu ini 5 kecamatan minimal ada 800 paket diantaranya beras, mie instant, pampers, minyak goreng dan sebagainya. Imam Banten berpesan seluruh sembako yang ada boleh dihabiskan, namun baiknya disisihkan untuk warga-warga yang memang masuk dalam kategori prioritas dan mereka-mereka yang belum tersentuh bantuan.

Sebagai informasi, DPD FPI Banten akan menggelar Tabligh Akbar pada tanggal 28 Februari 2019 mendatang. Gelaran itu nantinya akan diselingi dengan peresmian rumah-rumah yang sudah dibangun serta perbaikan Musholla dan Masjid.

Kabar baiknya lagi, pada kegiatan Tabligh Akbar tersebut HILMI-FPI Banten akan membagi-bagikan baju koko serta kain baru sesuai dengan stok yang ada.

Bahkan mereka berinisiatif untuk membantu para korban tsunami dalam pembangunan 100 rumah serta berencana untuk membelikan beberapa perahu untuk menghidupkan ekonomi warga setempat.

HILMI FPI Android

Silahkan dibagikan dan jangan lupa untuk menyertakan sumber...

Home / Aksi Kemanusiaan / DPP HILMI Apresiasi Kinerja Relawan HILMI-FPI Banten
Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Telegram