HILMI-FPI berhasil merenovasi rumah Mak Isah, kini tinggal pemasangan papan serta dapur untuk atap dan tampak depan sudah selesai

HILMI-FPI Tasik Dirikan Dua Rumah Korban Puting Beliung

Hilal Merah Indonesia, TASIKMALAYA – Aksi kepedulian sosial yang dilakukan HILMI-FPI Kabupaten Tasikmalaya terhadap korban bencana alam puting beliung tak hanya sebatas bantuan logistik dan sembako, tapi juga pemulihan serta pembangunan rumah yang terdampak juga menjadi pusat perhatian.

Bencana puting beliung yang sempat melanda Kampung Ciomas RT03/01, Desa Sukarasa, Kecamatan Salawu-Tasikmalaya pada tanggal 4 Februari 2019 lalu, rupanya masih membekas dalam ingatan terutama bagi para korban yang rumahnya hancur tertimpa pohon tumbang maupun yang terhempas oleh angin kencang.

Setidaknya, terdapat dua buah rumah yang rusak berat dan menjadi target prioritas HILMI-FPI, yaitu rumah Mak Isah (janda tua) serta rumah Pak Dadan (dhuafa). Inilah yang kemudian menjadi aktivitas baru HILMI-FPI dalam upaya pemulihan.

Ketua Posko HILMI-FPI Tasikmalaya, Mamay Abdullatif memaparkan, Mak Isah merupakan janda lansia yang kini tinggal bersama anak dan mantu dalam satu rumah. Kehidupan mereka sangat memprihatinkan. Selain rumahnya hancur total, mereka juga tidak memiliki meteran listrik (kwh) sendiri.

Alhamdulillah, untuk renovasi rumah Mak Isah yang dimulai pagi tadi 14 Februari 2019, pukul 10.00 sampai pukul 16.00 sore, sudah 80% tinggal pemasangan papan serta dapur untuk atap dan tampak depan sudah selesai. Diperkirakan masih membutuhkan dana sekitar Rp. 4 jutaan untuk finishing,” jelas Kang Mamay (sapaan akrabnya).

Kemudian untuk Pak Dadan yang juga rumahnya hancur total akibat diterjang angin, hingga kini masih mengungsi di rumah saudaranya. Pak Dadan adalah seorang Dhuafa yang juga menjadi target HILMI-FPI untuk dilakukan pendirian rumah.

Pak Dadan juga kondisinya sangat mengkhawatirkan. Beliau tak memiliki tanah untuk kami dirikan sebuah rumah, tapi Alhamdulillah tanah dikasih pinjem sama adiknya. Tapi sayangnya, tanah tersebut tidak layak huni karena rawan longsor,” jelas Kang Mamay.

Pak Dadan merupakan salah seorang korban puting beliung yang berbeda lokasi, yaitu di Kampung Babakan Saronge RT 10/2, Desa Sukarasa, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya.

Insya Allah, kedepannya HILMI-FPI akan membantu meringankan beban yang dialami Pak Dadan. Sebab kami masih belum mendapatkan donasi yang cukup untuk pembelian tanah di lokasi tersebut. Saat ini kami hanya baru memberikan bahan bangunan sementara,” pungkasnya.

HILMI FPI Android

Silahkan dibagikan dan jangan lupa untuk menyertakan sumber...

Home / Bedah Rumah / HILMI-FPI Tasik Dirikan Dua Rumah Korban Puting Beliung
Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Telegram

One thought on “HILMI-FPI Tasik Dirikan Dua Rumah Korban Puting Beliung”

Comments are closed.