Pembangunan Musholla yang rusak akibat diterjang angin puting beliung di Kampung Babakan Jawa RT03/12, Desa Bojong loa, Kecamatan Rancaekek, Bandung-Jawa Barat

Pendirian Musholla di Rancaekek Hampir Rampung

Hilal Merah Indonesia, BANDUNG – Aktivitas recovery serta pemulihan pasca bencana puting beliung yang melanda Kampung Babakan Jawa RT03/12, Desa Bojong loa, Kecamatan Rancaekek, Bandung-Jawa Barat sejak awal musibah hingga kini masih terus berlangsung.

Mulai dari penyaluran logistik untuk para korban, renovasi rumah warga, fasilitas umum, bahkan hingga pendirian sarana ibadah yang menjadi tolok ukur para relawan HILMI-FPI dimanapun mereka berada.

Tim relawan HILMI-FPI seolah tak ada ‘matinya’, mereka gigih untuk memperjuangkan kampung halamannya agar kembali normal seperti sebelumnya. Tak hanya relawan FPI lokal yang hanya rela berkorban demi desanya, tapi juga beberapa relawan FPI se-Kota dan Kabupaten Bandung, turut serta membantu menuntaskan bencana tersebut.

Mereka datang silih-berganti, pagi-siang-sore dan malam tanpa mengenal keputus-asaan. Salah satu target yang sedang mereka proritaskan adalah pembangunan sarana ibadah. Pasalnya, di lokasi ini merupakan tempat dimana pusaran angin yang terjadi beberapa waktu lalu merobohkan pepohonan sehingga menimpa atap sebuah Musholla.

“Ya,.. hingga di hari ke-12 ini, kami masih melakukan renovasi Musholla. Namun, sayangnya kami masih terkendala oleh materi. Dana kami minus untuk merampungkannya,” terang Cipto Al-Fatih, salah seorang relawan HILMI-FPI Kabupaten Bandung kepada Media HILMI-FPI, Sabtu malam (9/2/2019).

Cipto juga mengatakan, salah seorang warga bernama ibu Karwati menginginkan agar Musholla ini diperbesar secara permanen dari bangunan sebelumnya. Oleh karena itu, beliau menghibahkan sebidang tanahnya untuk didirikan kembali Musholla tersebut. Beliau juga menginginkan agar Kyai Qohar, Ketua DPD FPI Jabar memberikan nama untuk Musholla tersebut.

“Alhamdulillah..Saat ini, Musholla itu sudah bisa berdiri meski belum bisa difungsikan untuk beribadah. Saat ini, Musholla ini memiliki panjang 7,5 meter dan lebar 5,30 meter. Sebanyak 32 relawan telah membantu secara bergantian (aplus), dengan ditemani oleh Tukang Ahli sebanyak 2 orang,” ungkap Cipto.

Cipto menargetkan Musholla ini bakal rampung dan bisa dipergunakan untuk ibadah pekan depan. Namun, sayangnya belum terlihat lagi dana bantuan. Sebab, belanja material saja masih minus Rp. 2,5 jutaan.

“Kami kekurangan dana, dan berharap adanya bantuan dari para donatur untuk menyisihkan sebagian hartanya untuk bisa merampungkan Musholla ini. Tinggal pembelian Keramik, torn air untuk berwudhu, cat, ampli serta toa saja yang belum terbeli,” pungkasnya.

HILMI FPI Android

Silahkan dibagikan dan jangan lupa untuk menyertakan sumber...

Home / Aksi Kemanusiaan / Pendirian Musholla di Rancaekek Hampir Rampung
Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Telegram