Serah-terima 10 unit perahu dari Yayasan Dana Gotong Royong Kemanusiaan (YDGRK) Siti Hartinah Soehartoyang tiba di pantai desa Way Muli Timur pada Minggu (26/1/2019) malam

Korban Tsunami Lampung Dapat 10 Unit Perahu

Hilal Merah Indonesia, LAMPUNG – Rasa haru bercampur bahagia terpancar dari wajah-wajah para nelayan atas bantuan 10 unit perahu yang digelontorkan oleh Yayasan Dana Gotong Royong Kemanusiaan (YDGRK) Siti Hartinah Soeharto, di Desa Way Muli Timur, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan (Lam-Sel).

Nasoha, merupakan salah satu nelayan desa setempat mengaku, awalnya mengalami kebosanan dan kebingungan usai dua pekan pasca tsunami. Sebab, sebagai nelayan di pantai Way Muli, ia memikirkan nasib keluarganya yang dipastikan tidak memiliki penghasilan akibat perahu yang rusak dihantam tsunami.

Kondisi yang dialaminya itu langsung dibicarakan dengan Kepala Dusun 01, Desa Way Muli Timur, bersama sejumlah nelayan lain dan Seorang Relawan HILMI-FPI Lampung (Hendri) serta H. Davy Eka Saputra,.S.Kep selaku Ketua Dewan Pimpinan Daerah Hilal Merah Indonesia Front Pembela Islam (DPD HILMI-FPI) Lampung.

Bermula dari obrolan tersebut, ia ingin mendapatkan bantuan alat tangkap dari pemerintah serta berbagai pihak yang peduli pada nasib nelayan tradisional di wilayah tersebut.

Keluhan Nasoha dan nelayan tersebut bak gayung bersambut, langsung ditanggapi oleh DPD HILMI FPI Lampung. Pada tahap awal, DPD HILMI FPI Lampung melalui H. Davy Eka Saputra, S.Kep., berusaha untuk mencarikan donatur atau pihak yang memiliki niat untuk membantu nelayan.

“Awalnya belum terbersit pihak mana yang akan dimintai bantuan alat tangkap berupa perahu nelayan, seminggu setelah obrolan tersebut muncul usulan untuk mendapatkan bantuan perahu,” terang Nasoha.

Diakuinya, berawal dari keluhan dan diskusi dengan aparat dusun, kebetulan salah satu anggota Relawan HILMI-FPI Lampung sekaligus simpatisan Partai Berkarya bernama Hendri dan H. Hamzah memiliki kedekatan dengan Yayasan Dana Gotong Royong Kemanusiaan (YDGRK) Siti Hartinah Soeharto.

Melalui diskusi panjang, harapan warga untuk memperoleh perahu mendapat jawaban dari YDGRK Siti Hartinah Soeharto. Usulan selanjutnya dilayangkan ke YDGRK Siti Hartinah Soeharto.

Nasoha selanjutnya mulai mendapat informasi permintaan akan alat usaha sebagai nelayan, berupa perahu direalisasikan oleh YDGRK Siti Hartinah Soeharto.

Setelah menunggu selama hampir beberapa pekan, perahu jenis ketinting atau perahu sayap tiba di pantai Desa Way Muli Timur, sebanyak 10 unit. Rasa haru, bahagia serta syukur atas bantuan yang direalisasikan oleh YDGRK Siti Hartinah Soerharto, sangat dirasakannya usai menyentuh perahu bantuan.

Sebanyak 10 unit perahu, akhirnya tiba di pantai desa Way Muli Timur pada Minggu (26/1/2019) malam. Ia sempat harus rela menyebur ke pantai untuk memastikan kondisi perahu yang dikirim bagi nelayan setempat. Bantuan ini diserahkan secara langsung kepada Bapak Sholihin, Ketua Kelompok Nelayan Way Muli Timur.

Penyerahan bantuan tersebut semakin membuat bangga dirinya dan nelayan, setelah menerima kabar penyerahan dilakukan langsung oleh Siti Hardiyanti Rukmana (Mbak Tutut Soeharto). Rasa haru mendapatkan bantuan alat tangkap berupa perahu juga diakui oleh H. Davy Eka Saputra, S.Kep., selaku Ketua DPD HILMI-FPI Lampung.

Haji Davy menyebut para Anggota Laskar FPI, Badan Anti Teror Front, personil Tanfidzi DPD dan DPW serta Imam Daerah FPI Lampung Habib Umar Bin Abdillah Assegaf, mereka semuanya tergabung dalam Relawan HILMI-FPI Lampung yang telah berada di lokasi bencana sejak Minggu 23 Desember 2018 lalu.

Mereka telah melakukan proses evakuasi, penerimaan dan penyaluran bantuan kemanusiaan, pelayan kesehatan dasar, pembersihan material rumah-rumah yang rusak hingga memakamkan korban meninggal.

Hingga akhirnya, lanjut Davy, peran HILMI-FPI Lampung sebagai fasilitator harapan warga masyarakat khususnya nelayan Way Muli Timur dapat terwujud dengan di berikannya bantuan 10 unit perahu dapat terwujud.

“Harapan kami semua adalah bangkitnya kehidupan perekonomian warga masyarakat yang terdampak pasca tsunami pada 22 Desember 2018 lalu,” terang Davy.

Davy juga mengucapkan Terima kasih juga kepada semua rekan-rekan Relawan HILMI-FPI Lampung, Imam Daerah FPI Lampung, DPP FPI, DPP HILMI dan semua pihak terkait yang sudah sangat luar biasa bekerja membantu misi kemanusiaan ini.

“Ini semua adalah apresiasi untuk kalian dan kita semua, Insya Allah bisa menjadi Amal Jariyah kebaikan yang akan terus mengalir..Jazaakumullah khoyron katsir Wa Baarokallahu Fiikum,” tuntasnya.

Aplikasi HILMI FPI

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Telegram