Relawan FPI Renovasi Rumah Korban dan Sumbang Donasi

Hilal Merah Indonesia, CIAMIS – Musibah angin puting beliung yang melanda Desa Wangunsari, Rancah, Ciamis-Jawa Barat, pada hari Senin 21 Januari 2019 lalu, telah menyisakan reruntuhan puing serta material kayu yang berserakan diantara rumah-rumah warga yang terdampak.

Begitupun halnya yang dirasakan oleh Pak Wawan yang rumahnya hancur tertimpa pepohonan. Rumah Pak Wawan, merupakan salah satu rumah yang mengalami kerusakan pada atapnya. Melihat demikian, para relawan yang tergabung di DPD HILMI-FPI Jabar, langsung mendata beberapa rumah dan membantu warga untuk memperbaiki kerusakan tersebut.

“Pasca kejadian, relawan tanggap bencana HILMI -FPI Rancah Ciamis langsung terjun ke TKP,  hingga kini, kami terus bekerja merenovasi berbagai bangunan serta dua rumah lain yang mengalami rusak ringan,” ungkap Johan Jauharuzzaman,
Bendahara di sebuah badan khusus DPD FPI Jabar, saat dikonfirmasi Media HILMI-FPI, Sabtu (26/1/19).

Selain menerjunkan para relawannya, DPD HILMI-FPI Jabar juga menyuplai berbagai kebutuhan material bahan bangunan, sekaligus memenuhi perangkat rumah tangga seperti  lemari pakaian, kompor gas, kasur lantai, karpet, piring, gelas, termos, poci , katel, panci, baskom, tempat nasi, dan lain sebagainya.

“Kami menyumbang beberapa bahan bangunan seperti genting, pasir, semen, GRC dan juga batu Bata. Selain itu, kami juga memberikan donasi berupa uang tunai serta paket sembako kepada para korban. Jika ditotal secara keseluruhan sekitar Rp. 8 jutaan,” jelas Johan.

Kemudian, kata Johan, DPC FPI Baregbeg-Ciamis juga menyumbang bahan bangunan seperti genting sebanyak 2000 buah. “Kami akan terus berupaya untuk terus menyuplai material bangunan yang masih diperlukan, sampai renovasi rumah para korban selesai,” tuntasnya. (Alan)

HILMI FPI Android

Silahkan dibagikan dan jangan lupa untuk menyertakan sumber...

Home / Bedah Rumah / Relawan FPI Renovasi Rumah Korban dan Sumbang Donasi
Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Telegram