Ketua Umum DPP HILMI-FPI bersama para relawan FPI dan Keluarga Haji Sugandhi yang terkena korban Puting Beliung di Rancaekek-Bandung

Begini Kisah Korban Puting Beliung di Rancaekek

Hilal Merah Indonesia, BANDUNG – Rentetan peristiwa serta musibah yang dialami oleh sebagian penduduk Indonesia, laksana sebuah ‘bom waktu’ yang kapan saja bisa meledak dan memporak-porandakan wilayah satu ke wilayah lainnya. Seperti bencana puting beliung yang kerap terjadi hampir di sebagian wilayah Jawa Barat selama ini.

Sebagai makhluk sosial, manusia hanya bisa membantu semampunya baik dari sektor moril maupun materil, semuanya kembali pada Yang Maha Kuasa. Berbagai musibah yang datang silih-berganti ini, menandakan bahwa alam ini sudah enggan bersahabat dengan manusia.

Nah, yang jadi persoalan kita adalah, apakah ini salah satu bentuk ujian dari Allah SWT atau memang azab yang sengaja dilontarkan kepada manusia-manusia yang tak pandai bersyukur? Jawabannya tentu ada pada diri kita masing-masing.

Terlepas dari hal itu, HILMI-FPI sebagai suatu Lembaga Kemanusiaan yang kini mulai tersebar di beberapa Provinsi di Indonesia hadir untuk mengemban amanat dan Insya Allah akan selalu ada untuk umat disaat bencana ataupun musibah datang.

Seperti peristiwa puting beliung yang terjadi di Rancaekek, Bandung-Jawa Barat pada Jumat, 11 Januari 2019 lalu. Dikabarkan, terjangan puting beliung ini telah menghancurkan ratusan rumah warga di dua Desa. Berita ini sempat mengejutkan ‘jagat maya’ lewat dahsyatnya hempasan angin tersebut.

Ketua DPC HILMI-FPI Cianjur, Ahmad Nawawi mengatakan ada sekitar 100 rumah lebih yang mangalami kerusakan di bagian atap oleh pusaran angin. Kabarnya, sebagian rumah tersebut kini sudah diperbaiki baik oleh warga maupun relawan FPI.

“Rumah-rumah yang mengalami kerusakan ringan, artinya hanya bagian atapnya saja sekitar 49 rumah. Itu sudah selesai diperbaiki. Sementara rumah-rumah yang mengalami kerusakan berat ada 34 rumah. Saat ini, sebagiannya juga sudah berhasil kita perbaiki,” papar Ahmad, saat ditemui Media HILMI-FPI, Selasa 22 Januari 2019 lalu.

Begitupun, rumah-rumah milik keluarga Pak Haji Sugandhi yang juga mengalami nasib yang sama, hancur diterjang badai. “Semuanya sudah berhasil kita diperbaiki,” kata dia.

Kediaman Pak Haji Sugandhi, tepat berada di Desa Cilegong, Rancaekek-Bandung. Rumah ini merupakan salah satu tempat yang dijadikan sebagai Posko Induk Relawan serta Logistik untuk menjangkau korban puting beliung. Di rumah ini, sanggup menampung puluhan relawan HILMI-FPI yang datang dari berbagai kota khususnya di Jawa Barat.

“Alhamdulillah, kami juga berterimakasih kepada sohibul bait yang telah mengizinkan rumahnya untuk dijadikan sebagai Posko Relawan. Disini, banyak juga para Mujahidah yang datang membantu kinerja para relawan, mereka juga datang bergantian,” imbuhnya.

Sementara istri Haji Sugandhi, merupakan salah seorang korban reruntuhan material akibat hempasan angin puting beliung. Lengan kirinya kini mengalami patah tulang, saat ini sudah ditangani oleh para relawan. Menurut salah seorang Dokter bedah dari Tim Mer-C, menyarankan agar lengan Ibu Sugandhi harus diikat perban.
IFrame

“Selain itu, ada juga seorang bocah bernama Fitria yang juga sempat beberapa kali terhempas oleh angin, sehingga mengalami cidera di bagian kepalanya. Alhamdulillah, ia juga sudah ditangani oleh tim medis HILMI-FPI,” terang Ahmad.

Menurut Ahmad, terdapat sekitar 150 Relawan HILMI-FPI terjun berdatangan silih-berganti untuk membantu warga Desa Cilegong sejak awal kejadian puting beliung melanda wilayah tersebut. “Saat ini relawan HILMI-FPI masih ada sekitar 40 orang lagi yang kini berada di Posko Relawan,” tandasnya.

Saat ini, aktivitas mereka masih dibutuhkan oleh warga yang rumahnya masih belum tertangani. Selain itu juga, penyaluran bantuan logistik juga masih dibutuhkan warga setempat yang rumahnya hancur total akibat puting beliung tersebut.

HILMI FPI Android

Silahkan dibagikan dan jangan lupa untuk menyertakan sumber...

Home / Aksi Kemanusiaan / Begini Kisah Korban Puting Beliung di Rancaekek
Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Telegram