Relawan FPI menyusuri daerah korban banjir di Kabupaten Gowa

Aksi Solidaritas Relawan FPI Bantu Korban Banjir

Hilal Merah Indonesia, SULAWESI SELATAN – Musibah banjir bandang yang melanda Kabupaten Gowa-Sulawesi Selatan ini merupakan musibah banjir terparah sepanjang sejarah Makassar.

Dikabarkan, arus banjir yang paling deras salahsatunya adalah di Bendungan Bili-Bili, bendungan terbesar di provinsi tersebut. Beberapa jembatan hancur dan memutus akses antar wilayah.

Beberapa genangan banjir yang melanda pemukiman warga di Kabupaten Gowa sudah berangsur-angsur surut, hanya saja terdapat berbagai tumpukan material sampah serta pepohonan yang tersangkut diantara rumah-rumah warga. Selain Gowa dan Makassar, banjir ini juga merendam Maros, Pangkep, Barru hingga Jeneponto.

Musibah ini telah merenggut puluhan nyawa serta berdampak pada kerugian material. Sejauh ini, total korban jiwa yang didapat dari para relawan FPI Makassar berjumlah 25 orang, baik untuk korban banjir maupun longsor.

Saat ini DPW FPI Makassar telah menerjunkan beberapa relawan untuk menyebar ke berbagai titik lokasi banjir serta tanah longsor yang menimpa 7 Kecamatan di Kabupaten Gowa-Sulawesi Selatan.

Aplikasi HILMI FPI

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Telegram