Istri Bendahara DPW FPI Sumur, Bu Narsih menceritakan asal muasal rumahnya yang hancur diterjang tsunami

Tsunami Hancurkan Kampung Sumur, Ini Harapan Bu Narsih

Hilal Merah Indonesia, BANTEN – Sebuah rumah milik salah seorang Bendahara HILMI-FPI DPC Sumur, H. Qoni juga tak luput dari terjangan tsunami di Kampung Sumur, Desa Sumber Jaya, Kecamatan Sumur, Pandeglang-Banten, beberapa waktu lalu.

Derasnya gelombang tsunami itu menyebabkan bangunan semi permanen yang berada persis di bibir pantai ini menjadi rata dengan tanah. Tak ada yang tersisa, semua ludes tersapu ombak, hanya puing-puing material yang menyatu dengan lantai menghiasi pemandangan di wilayah ini.

Diketahui, istri H. Qoni (Bu Nursih) saat itu tengah berada di Pasar Malam. Kebetulan ia akan membeli sendal, namun tak lama kemudian terdengar suara teriakan ombak semuanya lari berhamburan. Bahkan ia pun sempat balik ke rumahnya, saat bu Nursih mendatangi rumah adiknya ia pun langsung diterjang ombak.

“Saya sempat keseret ombak, alhamdulillah masih diselamatkan. Tapi bibi saya, bi Neneng sampai saat ini belum bisa ditemukan. Saat itu ia ada di dalam rumah, maklum sudah tua usianya sekitar 70 tahunan,” urai bu Nursih. Saat ini, lanjutnya, ia dan keluarga masih mengungsi di daerah Cimanggu.

H. Qoni dan bu Narsih sudah mencari-cari keberadaan bi Neneng, namun hingga kini pencariannya belum mendapatkan hasil. “Kita sudah cari bi Enok (panggilan sehari-hari) kemana-mana, tapi gak ada juga. Udah ke Labuan, ke beberapa Rumah Sakit juga gak ada yang tahu,” tambahnya.

Bu Narsih masih berharap, bibinya itu dapat diketemukan. Mereka sudah pasrah, jika memang taqdir mengizinkan lain. “Kalau memang sudah gak ada, kita berharap jenazahnya segera ditemukan,” tuturnya.

Kediaman H. Qoni adalah satu dari ratusan rumah di pesisir Kampung Sumur, yang ludes dihempas tsunami. Rumah mereka memang digunakan sebagai toko kecil-kecilan untuk melayani kebutuhan para nelayan.

“Rumah saya ini dulunya toko sembako, kita biasa jualan kebutuhan nelayan-nelayan disini. Sekarang sudah hancur, gak ada lagi yang tersisa. Insya Allah ini bisa dibangun lagi, habis mau tinggal dimana?, apalagi usaha kita memang disini,” urainya.

Istri dari Bendahara DPW FPI Sumur ini berharap adanya bantuan dari pihak HILMI-FPI untuk bisa mendirikan kembali rumahnya yang hancur. “Semoga ada jalan dari HILMI-FPI, kita juga mendoakan agar semua anggota Laskar FPI yang membantu disini diberikan kelancaran, kesehatan dan keselamatan,” pungkasnya.

HILMI FPI Android

Silahkan dibagikan dan jangan lupa untuk menyertakan sumber...

Home / Bencana / Tsunami Hancurkan Kampung Sumur, Ini Harapan Bu Narsih
Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Telegram