Evaluasi ini dihadiri oleh Ketua DPD HILMI-FPI Ustad Hambali, Sekretaris Posko, Arif, Ki Khaerul dan beberapa pengurus HILMI-FPI Banten

Tanggapi Korban Tsunami, Ini Laporan Relawan HILMI-FPI Banten

Hilal Merah Indonesia, BANTEN – DPP Hilal Merah Indonesia kembali menyambangi Posko II yang berlokasi di daerah Citangkil, Desa Cimanggu, Sumur, Pandeglang-Banten. Kali ini, Habib Ali Al Hamid mengevaluasi kinerja para relawan HILMI-FPI yang berada di lokasi tersebut.  

Evaluasi ini dihadiri oleh Ketua DPD HILMI-FPI Ustad Hambali, Sekretaris Posko, Arif, Ki Khaerul dan beberapa pengurus HILMI-FPI lainnya. Pertemuan ini dilakukan sebelum keberangkatan menuju Lampung Selatan, lokasi dimana terjangan tsunami juga menghantam pesisir laut di Rajabasa.

PENDIRIAN POSKO RELAWAN

Ustadz Hambali kembali menegaskan, pasca tsunami menghantam Pandeglang, beliau ditugaskna untuk mendatangi kediaman Imam FPI Banten, KH. Buya Qurthubi seraya memberikan tugas dan tanggung jawab untuk mendirikan sebuah Posko Relawan.

Menurutnya, pasca tsunami terjadi KH. Buya Qurthubi langsung memerintahkan seluruh Mujahid Kemanusiaan baik dari DPD, DPW maupun DPC untuk segera mengambil tindakan pro aktif untuk membantu para korban dan pengungsi.

“Alhamdulillah, kami langsung terjun dari Tangerang selatan menuju ke lokasi ini sekitar pukul 01:00 WIB. Beliau (Buya Qurthubi) menitipkan sejumlah uang Rp. 10 juta, kami langsung buka Posko dan belanja untuk kebutuhan para pengungsi, seperti air mineral 25 dus, mie instant dan lain sebagainya,” ungkap Hambali.

Hambali juga mengatakan, Posko II memiliki beberapa titik Posko Cabang yang tersebar di Pandeglang. Kita buka tiga titik Posko cabang, pertama di daerah Panimbang kedua daerah Sumur, kemudian yang ketiga di Taman Jaya,” paparnya.

“Di Posko ini, kami juga membantu para relawan yang datang dari berbagai daerah untuk mengevakuasi beberapa warga yang masih terjebak waktu itu, dan adapula yang membantu membersihkan rumah-rumah warga,” kata Hambali.

BANTUAN LOGISTIK

Sementara itu, Ki Khairul, Kepala bagian logistik juga melaporkan hasil pemasukan dan pengeluaran barang logistik yang masuk baik dari berbagai Organisasi Masyarakat (ormas), dari Pemerintah Daerah (pemda), dari Majlis-Majlis Taklim, dari beberapa Yayasan dan lain sebagainya.

“Alhamdulillah, jika dihitung ada sekitar 125 instansi yang menitipkan bantuan kepada HILMI-FPI. Pemasukan barang logistik seperti beras sejumlah 5 ton, mie instan sekitar 2000 dus, air mineral sekitar 3000 dus semuanya rata kita bagi di beberapa posko cabang di 3 titik,” urai ki Khaerul.

Pria cekatan yang akrab disapa Aki ini juga berujar, untuk pembagian logistik ke para pengungsi dibuat sistem paket, hal ini bertujuan untuk menghindari rebutan. “Setelah kami memperoleh data, lalu kita buatkan paket logistik. Setelah tersusun dan terdata barulah kita bagikan sesuai dengan data tersebut,” kata Aki.

DAPUR UMUM

Pendirian dapur umum juga amat penting dilakukan untuk mempermudah akomodasi para Laskar dan Relawan FPI dalam menjalankan misi kemanusiaan di wilayah bencana. Oleh sebab itu, Ustadz Hambali bekerjasama dengan pihak warga yang bersedia rumahnya dijadikan sebagai dapur umum.

“Kita ada 6 titik dapur umum yang sudah disepakati oleh Ketua RT, serta masyarakat yang bersedia membantu mempermudah kinerja relawan. Nah, keperluan dapur umum juga kita sediakan paket seperti beras, minyak, mie instant, air mineral dan lain sebagainya,” ungkap Hambali.

POSKO MEDIS

Sementara itu, HILMI-FPI juga mendirikan Posko Medis untuk mengantisipasi korban tsunami yang mengalami luka-luka serta pengungsi atau bahkan juga para Laskar FPI  yang menderita sakit maupun kelelahan.

“Di hari kedua pasca tsunami, Mujahidah Pembela Islam (MPI) Pusat di bawah komando Dr. Hilda langsung mendirikan Posko Medis MPI. Mereka datang membawa peralatan medis dan mendirikan tenda. Sampai sekarang sudah berhasil menangani lebih dari 60 pasien baik penyakit berat maupun ringan, ada pula yang luka-luka,” jelas Hambali.

Hal senada juga dikatakan Dr. Aris, Ketua HILMI-FPI Bekasi Kota yang juga memboyong Tibun Nabawi untuk memberikan terapi dan pengobatan melalui bekam, refleksi, totok punggung dan lain sebagainya.

PEMBAGIAN TUGAS LASKAR/RELAWAN FPI

Penerjunan relawan FPI dari berbagai daerah membuat Arif, Sekretaris Posko II mengambil langkah cepat untuk memberikan tugas kepada masing-masing relawan. Para relawan ini datang dari berbagai daerah, mulai dari Tangerang, DKI Jakarta, Depok, Bogor, Karawang, Bandung, Ciamis, kemudian Malang, Aceh dan masih banyak lagi.

“Alhamdulillah, kita membuat agenda rutin untuk penugasan masing-masing relawan. Tiap malam kami adakan evaluasi, menghimpun aspirasi kawan-kawan yang sudah di lapangan serta maksimalkan kebutuhan untuk para korban, dan secepatnya membantu mereka,” jelas Arif.

Kemudian pagi harinya, lanjut Arif, mereka diberikan motivasi, penanaman keikhlasan untuk tetap dijaga. Karena disini hampir tiap hari hujan, para relawan tetap bekerja baik mengevakuasi jenazah, korban pengungsi hingga pendistribusian logistik.

“Alhamdulillah, kawan-kawan cukup maksimal mengerjakan tugas yang diberikan. Laskar yang datang ke Posko II sejumlah 389 orang, oleh karenanya kita mengadakan sistem rolling bergantian ada yang seminggu juga ada yang 10 hari,” tuntasnya.

HILMI FPI Android

Silahkan dibagikan dan jangan lupa untuk menyertakan sumber...

Home / Aksi Kemanusiaan / Tanggapi Korban Tsunami, Ini Laporan Relawan HILMI-FPI Banten
Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Telegram

Comments are closed.