HILMI-FPI Terus Berikan Bantuan untuk Gempa Sulteng

Gempa dan tsunami yang melanda Palu, Donggala dan Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) telah lama berlalu. Meski demikian, perhatian besar Tim Relawan HILMI-FPI kepada para korban masih terus diberikan.

Berbeda dengan bencana yang melanda daerah lainnya, bencana yang terjadi di Sulteng ini disertai pula dengan dahsyatnya likuifaksi yang meluluhlantakan tidak saja rumah-rumah berserta harta benda, tapi juga telah menelan tanah yang mereka miliki. Lenyap dalam seketika saat bencana itu terjadi. Praktis mereka tidak memiliki apapun lagi.

Aktivitas para relawan saat mendistribusikan bantuan ke beberapa desa.
Aktivitas para relawan saat mendistribusikan bantuan ke beberapa desa.

Ribuan keluarga harus kehilangan tempat tinggal dan kini hidup mereka memprihatinkan di tenda-tenda darurat. Tak sedikit pula menumpang di rumah kerabat atau tetangga.

Keprihatinan inilah  yang membuat HILMI-FPI terus memberikan bantuan kepada para korban. Ditopang dana dari Dewan Pimpinan Pusat Hilal Merah Indonesia (HILMI) pendistribusian bantuan logistik terus berlangsung.

Seperti yang dilakukan sepanjang 2 hingga 4 Januari 2019 kemarin, Relawan yang sebagian besar dari para laskar DPD FPI Sulteng menyusuri desa dan dusun untuk mendistribusikan bantuan. Antara lain, Desa Lambonga, Desa Meli, dan Desa Toaya di Kabupaten Donggala.

Tidak hanya ratusan paket sembako yang berisikan antara lain, beras, gula, mie instan dan lainnya, pakaian-pakaian layak pakai juga disalurkan kepada para warga. Mulai pagi hari hingga malam menjelang.

Menurut Ketua DPP HILMI, Habib Ali Al Hamid, hingga detik ini sebanyak kurang lebih mencapai 200 ton bantuan logistik telah disalurkan kepada para korban gempa dan tsunami di Sulteng. Dan akan terus digulirkan selama masih dibutuhkan. (RG)

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Telegram