Kepala Desa Cililitan, Picung, Pandeglang-Banten Kembali Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Tsunami

Kades Cililitan 3 Kali Salurkan Bantuan Logistik Korban Tsunami

Hilal Merah Indonesia, BANTEN – Kepala Desa Cililitan, Arif Rifai, kembali memboyong sejumlah logistik dalam bentuk sembako dan pakaian bekas untuk disumbangkan kepada para korban tsunami di wilayah Sumur, Pandeglang-Banten.

Pasalnya, pria yang selalu ikut andil dalam setiap program FPI di wilayah Pandeglang-Banten ini sudah tiga kali mendistribusikan bantuan logistik ke Posko 2 HILMI-FPI di Jiput Caringin ini, diantaranya beberapa karung beras, mie instant, dan masih banyak lagi.

Bantuan tersebut didapat melalui penggalangan donasi dari pribadi serta warganya. Kepedulian sosial terhadap sesama warga Banten menjadi acuan buat Arif Rifa’i untuk mengetuk hati warganya agar menyisihkan sebagian hartanya kepada para korban.  

“Kebetulan saya merupakan bagian dari FPI, boleh dibilang simpatisan. Sejak terjadinya tsunami, saya langsung mengajak para warga dan tokoh masyarakat, untuk bisa ikut berpartisipasi membantu korban,” ungkap sang Kades yang baru menjabat setahun ini kepada media HILMI-FPI, Kamis (3/1/19).

Bahkan, lanjutnya, jikalau memang warganya kepergok/kedapatan berbuat maksiat, Kades ini langsung mengambil tindakan tegas. “Saya juga sangat keras menindak jikalau ada warga saya yang berbuat maksiat, maka saya sendiri turun tangan,” tegasnya.

Kebetulan warga Desa Cililitan, Kecamatan Cipicung, Pandeglang-Banten ini terdapat 1900 Kepala Keluarga. “Jadi, pasca tsunami saya bersama warga menggelar istighosah diskhiri dengan penggalangan donasi untuk korban tsunami. Alhamdulillah, warga saya sangat antusias sehingga saya bisa 3 kali bulak-balik mendistribusikan bantuan ini,” tuntasnya.

HILMI FPI Android

Silahkan dibagikan dan jangan lupa untuk menyertakan sumber...

Home / Berita / Kades Cililitan 3 Kali Salurkan Bantuan Logistik Korban Tsunami
Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Telegram

Comments are closed.