tim Relawan HILMI-FPI Jawa Barat bersama warga membenatu membersihkan sisa-sisa pepohonan yang menimpa rumah warga akibat angin puting beliung

Relawan HILMI-FPI Bantu Warga Singkirkan Pepohonan yang Tumbang

Hilal Merah Indonesia, TASIKMALAYA – Belum usai penanganan musibah puting beliung yang melanda Kota Bogor, kini musibah serupa pun terjadi di Tasikmalaya pada Jumat sore 7 Desember 2018.

Berdasarkan laporan sementara yang diterima tim relawan HILMI-FPI Jawa Barat, angin puting beliung tersebut memporak-porandakan puluhan rumah yang berada di Kampung BBC, Rancapaku dan Kampung Gunung kaligi di Kec. Pandakembang, Kabupaten Tasikmalaya.

Kecepatan angin yang berkisar antara 150-350 km/jam ini berhasil menumbangkan pohon-pohon serta menerbangkan sebagian atap rumah warga. Akibatnya, beberapa rumah ada yang rusak tertimpa pohon bambu serta atap genteng yang hancur. Sebelumnya, angin puting beliung tersebut disertai dengan hujan es yang turun sebesar kelereng.

“Na’asnya lagi, bersamaan dengan derasnya hujan disertai angin puting beliung ada salah seorang korban tewas akibat terkena sambaran petir di Kampung BBC Rancapaku,” kata Entang Ahmad Hidayat, salah seorang relawan HILMI-FPI Jawa Barat, saat dikonfirmasi media HILMI-FPI, Minggu (9/12/2018).

Malam itu juga, lanjutnya, relawan HILMI-FPI beramai-ramai datang ke rumah korban untuk melayat, sampai mengikuti sesi pemakaman. Pada saat kejadian, Jumat sore pukul 17;30 WIB, tim HILMI-FPI menerima kabar dari FPI Pada kembang dan segera menyiapkan berbagai peralatan.

“Ba’da Isya kami langsung meluncur ke TKP membawa peralatan seadanya, karena disana listrik mati akibat kabelnya putus tertimpa pohon, kamipun akhirnya membawa genset dan turut membantu membereskan rumah yang tertimpa pohon,” tambah Entang.

Kesulitan sementara, kata Entang, adalah kekurangan peralatan seperti gergaji mesin alias sinso, kampak dan golok. “Kami belum bisa bekerja cepat untuk membereskan pohon-pohon yang tumbang dengan peralatan seadanya,” kata dia.

Bantuan yang dihimpun oleh HILMI-FPI juga masih dalam bentuk pemberian GRC dan terpal, untuk membantu warga yang rumahnya mengalami rusak ringan seperti atapnya yang rusak agar tidak bocor, karena di lokasi tersebut masih sering hujan.

“Kami juga belum mendapatkan informasi secara detil berapa korban dan rumah yang rusak tersebut. Namun saat ini saya pribadi masih menanyakan kepada tokoh masyarakay dan ketua pemuda di wilayah terdampak,” jelas Entang.

Menurut data sementara yang dihimpun terdapat dua RT, di Kampung BBC, dan Kampung Rancapaku yang terimbas bencana. “Jumlahnya sekitar 14 rumah, diantaranya ada yang rusak total 1 rumah di kp. Gunung Kaliki, tertimpa ratusan pohon bambu, sementara lainnya hanya rusak atapnya saja,” tambah Entang.

Selain di Kp. Ranca Paku ada juga Kp. Cinta Raja-Badak Paeh yang rumahnya rusak akibat terkena angin puting beliung, cuma kata Entang belum bisa menerjunkan relawan kesana. “Karena situasi disini sangat sulit, kendalanya adalah keterbatasan peralatan,” tuntasnya.

HILMI FPI Android

Silahkan dibagikan dan jangan lupa untuk menyertakan sumber...

Home / Bakti Sosial / Relawan HILMI-FPI Bantu Warga Singkirkan Pepohonan yang Tumbang
Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Telegram