Relawan HILMI-FPI, TNI dan POLRI Pugar Jembatan Culamega

Banjir bandang yang menerjang Desa Cikuya, Kecamatan Culamega-Tasikmalaya beberapa waktu yang lalu, telah merusak sejumlah fasilitas yang berada di sekitar wilayah tersebut. Selain ratusan tempat tinggal, banjir yang disertai tanah longsor ini juga telah menghancurkan sebuah fasilitas lainnya.

Salah satu fasilitas yang sangat vital bagi masyarakat setempat adalah jembatan penghubung. Menurut Entang Hidayat, salah seorang relawan HILMI-FPI Jawa Barat mengatakan ada 2 jembatan di desa tersebut yang terputus akibat tergerus arus banjir disertai longsor.

“Ya benar, ada 2 jembatan di Kampung Bihbul, desa Cikuya yang kondisinya rusak parah. Pertama panjangnya hanya 10 meter dan yang kedua lebih panjang yaitu sekitar 100 meter jika ditambah jalan yang juga terputus akibat longsor,” jelas Entang.

Pasalnya, jembatan sepanjang 10 meter ini merupakan satu-satunya akses jalan yang biasa dilewati oleh warga untuk beraktivitas. Lantaran sangat diperlukan oleh warga, maka para tokoh masyarakat mendatangi Posko HILMI-FPI untuk bisa membantu memperbaiki jembatan darurat.

“Alhamdulillah, kami langsung bergegas untuk segera memperbaiki jembatan tersebut. Perbaikan jembatan ini, lebih cepat terselesaikan berkat kerjasama yang solid antara FPI, TNI dan POLRI serta masyarakat,” ungkap Entang. 

Dengan menggunakan batang pohon kelapa, jembatan darurat tersebut kini sudah bisa dilewati oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Kini, kata Entang, masih ada satu jembatan lagi yang rencananya akan dikerjakan oleh para relawan HILMI-FPI beserta masyarakat. “Yang satu ini terlihat sangat panjang, karena menyatu dengan jalanan yang juga longsor terkena banjir,” pungkasnya.

HILMI FPI Android

Silahkan dibagikan dan jangan lupa untuk menyertakan sumber...

Home / Bakti Sosial / Relawan HILMI-FPI, TNI dan POLRI Pugar Jembatan Culamega
Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Telegram