Pesawat Lion Air Jatuh, HILMI-FPI turut Berduka

Hilal Merah Indonesia, JAKARTA – Kabar duka jatuhnya pesawat Lion Air, redaksi terima sendiri langsung lewat Ketua Umum DPP Hilal Merah Indonesia (HILMI) Habib Ali Al Hamid, tak lama berselang peristiwa itu terjadi pada pukul 06.33 WIB, Senin (29/10/2018) tadi.

Pesawat dengan nomor penerbangan JT 610 yang membawa penumpang berjumlah 189 orang dengan rute Jakarta-Pangkalpinang itu jatuh dan hancur di perairan Karawang, Jawa Barat.

HILMI-FPI dalam hal ini sangat berempati dan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada seluruh kru awak pesawat dan penumpang yang menjadi korban.

Kontribusi Lion Air dalam memberikan kemudahan pengiriman logisitik bantuan HILMI-FPI.
Kontribusi Lion Air dalam memberikan kemudahan pengiriman logisitik bantuan HILMI-FPI.

Sebagai musibah kemanusiaan HILMI-FPI pun berharap, proses pencarian korban akan berjalan dengan baik nantinya, serta diberikan kemudahan dan kelancaran oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.

“Inna Lillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga Allah memberikan kekuatan dan ketabahan kepada keluarga korban yang ditinggalkan.” tegas Habib Ali.

Menurut Habib Ali, rasa sungkawa dan empati itu disampaikan selain sebagai bentuk ungkapan duka cita yang menimpa Keluarga Besar Lion Air, juga sebagai bentuk apresiasi dan rasa hormat kepada pihak Lion Air, yang selama ini telah banyak membantu dan memberikan kemudahan dalam menerbangkan pengiriman bantuan logistik dan juga keberangkatan para Relawan HILMI-FPI dalam mengemban misi kemanusiaannya selama ini. Baik sejak peristiwa bencana gempa bumi yang terjadi di Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB), maupun hingga kini dalam bencana tsunami dan gempa bumi yang melanda di Palu, Donggala, Sulawesi Tenggara (Sulteng).

“Sepanjang ini total hampir 15 ton logistik bantuan yang DPP HILMI terbangkan dan mendapat kemudahan dari pihak Lion Air yang dikirim dalam beberapa tahap selama ini.” Tambah Habib Ali.

Habib Ali juga mengungkapkan, perhatian besar atas kemudahan itu dirasakan terutama saat melakukan proses regulasi bagasi di bandara keberangkatan hingga sampai ke bandara tujuan.

Ratusan jenis barang yang telah tak terhitung jumlahnya berhasil dikirim dan mendapat kemudahan. Mulai dari barang-barang yang dianggap sensitif dan steril, seperti Mushaf Al-Quran, mukena, sajadah, kain sarung dan perlengkapan shalat lainnya. Ada juga susu bayi, makanan bayi, perlengkapan mandi dan lainnya.

Terdapat juga dari jenis barang-barang besar seperti tenda, terpal, selimut dan lainnya, mendapatkan kemudahan dan keamanan saat pengiriman.

Lebih dari itu, perhatian juga ditunjukan oleh para staff dan karyawan Lion Air di bandara. Tak sedikit dari mereka juga turut membantu membawa dan merapikan barang-barang bantuan hingga proses penimbangan di counter-counter check-in.

Suasana bagasi barang-barang bantuan HILMI-FPI menuju Lombok dalam suatu kesempatan melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Selain kemudahan regulasi bagasi, pihak Lion Air juga selama ini memberikan keringanan biaya tiket pesawat bagi Relawan HILMI-FPI yang berangkat, baik ke Lombok maupun ke Palu.

Suasana bagasi barang-barang bantuan HILMI-FPI menuju Lombok dalam suatu kesempatan melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Suasana bagasi barang-barang bantuan HILMI-FPI menuju Lombok dalam suatu kesempatan melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Terakhir, Habib Ali juga menyampaikan keprihatinan atas rentetan musibah bencana yang menimpa bangsa ini. Mulai dari tenggelamnya kapal Sinar Bangun di Danau Toba, gempa di Lombok dan Palu, hingga kini jatuhnya pesawat Lion Air. Semoga apa yang berlaku menjadi renungan bagi kita bersama.

“Tentu apa yang terjadi, tidak semata sekedar musibah dan bencana bagi bangsa ini. Akan tetapi ini juga merupakan teguran dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Wallahu a’lam bish-shawab.” tutup Habib Ali. (RG)

HILMI FPI Android

Silahkan dibagikan dan jangan lupa untuk menyertakan sumber...

Home / Bencana / Pesawat Lion Air Jatuh, HILMI-FPI turut Berduka
Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Telegram