Ustad Mahmud Sekda DPD FPI Turun langsung sebagai Tim Gerak Malam dalam menangani pelayanan bantuan ke titik tepat tepat sasaran (23/10/2018) malam.

Team Gerak Malam Serahkan bantuan ke warga-warga di titik titik pengungsian

Hilal Merah Indonesia, Hampir setiap malam, sejak beberapa waktu lalu, relawan HILMI FPI melakukan aktivitas senyap. Gerakan yang disebut sebut sebagai “Tim Gerak Malam” terus dilakukan oleh relawan HILMI FPI. Gerakan yang berfokus dalam melayani dan menyerahkan bantuan secara langsung berupa kebutuhan kebutuhan pokok mendasar kepada warga dirasa sangat efektif dalam alur distribusi bantuan nyata ke tempat penampungan korban musibah.

Sebelumnya, Posko Utama HILMI FPI yang berada di jalan Diponegoro No 83 itu selalu ramai dikunjungi warga korban musibah. Pasalnya, Posko Utama HILMI FPI membuka layanan enyerahan bantuan ke warga yang datang tiga kali dalam sehari. Namun, hal itu dirasa kurang efektif, untuk menghindari kesimpangsiuran penerima manfaat. Untuk itu, demi menyalurkan amanah dari para donatur yang telah mempercayai penyaluran bantuan ke HILMI FPI. Koordinator distibusi dan alokasi serah terima bantuan, membuka layanan pendataan kepada siapapun korban di wilayah terkena bencana dan terdampak, agar mendatangi posko utama HILMI FPI, dengan mengajukan pencatatan kebutuhan berikut dengan nama nama warganya berikut alamat dan nomor telepon ke Koordinator Posko HILMI FPI.

Setelah menerima adanya laporan dari warga, data tersebut diolah keakurasiannya oleh relawan setempat, lalu saat sudah mendapat persetujuan (verifikasi kebenaran daerahnya terkena bencana). Lalu, relawan menunaikan amanatnya, untuk melakukan persiapan seperti koordinasi dan pembagian tim gerak malam dibeberapa titik tepat sasaran.

Patut diketahui, tempat tempat penampungan warga yang benar benar menjadi korban musibah, yakni masjid, panti asuhan, bahkan daerah terisolir yang mayoritas warganya Non Muslim,yang merupakan korban terkena musibah di Sulawesi Tengah.

Dilain Hal, sebelum pemberangkatan tim gerak malam, sekira pukul 22.40 WITA, segala persiapan yang telah siap antar. Dengan menggunakan dua unit armada mobil, tim pengantar barang logistik, berangkat menuju ke titik pengantaran. Team Media HILMI FPI berkesempatan ikut mengunjungi korban terkena musibah bencana alam dengan ditemani Ustad Mahmud yang juga Sekda Panglima FPI Sulawesi Tengah.
Barang bantuan yang dikirimkan berupa Biskuit 1 dus, Terpal 4 Lembar dan Mushaf Al Quran dengan buku tunutunan shalat 1 dus. Meski sempat harus meraba jalur di jalan raya yang tampak sepi hingga harus memutar mencari cari alamat, hanya bermodalkan patokan dari gambaran cerita warga yang diingat salah seorang team mengenai ciri ciri fisik identik, ditemuilah sekolah dasar negeri 01 Inpers Dolo, yang bangunannya hancur dan kini berada dilapangan terbuka, tempat yang menjadi patokan. Berdasarkan informasi yang diterima Tim Gerak Malam, akhirnya tim dapat menemui sasaran tempat pengungsian, dengan diantar oleh warga yang ditemui dari SDN 01 Inpers yang menggunakan sepeda motor.

Setibanya ditenda terpal pengungsian milik warga korban musibah bencana alam di Kabupaten Sigi, pada pukul 23.30 WITA, Sekda Panglima FPI Sulawesi Tengah, Ustad Mahmud dan tim media HILMI, bergegas menemui warga dan menurunkan bantuan untuk diserah terimakan ke perwakilan warga. Menurut informasi dari warga setempat diketahui, Dusun tersebut dinamai Dusun 01 dan Dusun 02 yang terletak di Desa Mantikole, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.
Sekira 37 Kepala Keluarga yang terdata oleh perwakilan penampungan korban, bernama Jufrin (34). Mendengar kesaksian warga, informasi yang diterima menyisakan kepiluan, karena sejumlah rumah hilang, hancur dan rusak terkena gempa.
Selain itu, ia yang ditunjuk oleh warga lainnya, sebagai koordinator posko pengungsian, belum mendapati bantuan apapun.
“Sampai hari ini di dusun satu, dan dua belum sampai (bantuan). Hanya saja ada beberapa (lembaga kerelawanan) telah melakukan survei” Kata Jufrin Koordinator Posko saat ditemui tim media HILMI, Rabu (24/10/2018) Dini Hari.

Kemudian, kami tim media HILMI berkesempatan berbincang dengan salah  seorang warga lainnya, Rosiana (30)  wanita asli penduduk setempat itu pun menyampaiakan beberapa hal mengenai kebutuhan mendasar mereka yakni makanan anak dan susu bayi yang sangat dibutuhkan, juga tak kalah pentingnya yang saat ini ingin diajukan kepada relawan yakni Pembangunan Masjid untuk fasilitas umum masyarakat.
“Kami belum punya cukup makanan. Susu bayi pun belum ada, panpers untuk anak anak pun tak ada, keinginan yang paling besar yakni Pembangunan Masjid tuk Shalat dan Mengaji” ungkap Rosi.

Selang menyerahkan bantuan berupa terpal, biskuit dan mushaff Al Quran, Ustad Mahmud mendokumentasikan momen bersama dengan warga tersebut juga tak lupa mengucap rasa syukur atas bantuan yang telah diberikan.
“Alhamdulillah, kami relawan HILMI pada malam ini tanggal 24 Oktober 2018 sedang berada di desa Dolo, kita bertemu begini, kemarin Pak ALjufrin datang keposko kami mengirim data data warganya ke Posko kami berikut dengan kebutuhannya” tutup Ustad Mahmud. (Djo)

HILMI FPI Android

Silahkan dibagikan dan jangan lupa untuk menyertakan sumber...

Home / Bakti Sosial / Team Gerak Malam Serahkan bantuan ke warga-warga di titik titik pengungsian
Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Telegram