Relawan HILMI-FPI Terus Bantu Korban Gempa NTB

Gempa yang melanda Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan sekitarnya tak kunjung berhenti. Rentetan gempa terus silih berganti menerpa sejak terjadinya gempa awal pada 30 Juli 2018 lalu. Puncaknya gempa dahsyat berkekuatan 7 skala richter kembali menghantam pada Minggu malam, 19 Agustus 2018 kemarin.

Duka panjang semakin menambah penderitaan masyarakat di Pulau Seribu Masjid itu. Menambah pula ribuan nyawa yang harus terkubur. Ribuan rumah-rumah yang hancur. Dan ratusan ribu pengungsi yang harus mengungsi di tenda-tenda darurat.

Keadaan yang penuh keprihatinan ini, membuat Imam Besar Habib Rizieq Syihab menarik keputusan untuk menetapkan status musibah Lombok adalah bencana nasional yang harus mendapat perhatian super serius.

Instruksi Habib Rizieq Syihab tersebut disambut bak semangat baru oleh Relawan HILMI-FPI yang meski telah dua pekan lebih berada di lokasi bencana tanpa lelah terus menerus membantu para korban.

Arus logistik bantuan pun semakin deras digulirkan. Seperti apa yang dilakukan DPW FPI Banyuwangi dengan mengirimkan truk besar berisi beras sebanyak 4 ton, selimut 100 lembar, air mineral 100 dus, ikan asin 130 kg, terpal 3 unit, ikan sarden kemasan 20  karton, pakaian, mie instan, susu dan biskuit, pampers bayi dan lainnya, senilai 50 juta rupiah.

Hal yang sama juga dilakukan Komunitas Peduli Generasi (KPG) dan Rumah Singgah Peduli (RSP) di seluruh cabang yang turut andil menyalurkan bantuan melalui HILMI-FPI berupa, beras, selimut, air mineral, pempers, pembalut wanita, susu bayi, makanan dan mainan anak-anak, perlengkapan mandi, mukena, pakaian layak pakai, terpal, tenda dan lainnya.

Di sisi lain geliat Relawan HILMI-FPI terus mendistribusikan bantuan ke pos-pos pengungsian yang umumnya merupakan titipan amanah masyarakat Indonesia yang disalurkan melalui HILMI-FPI.

Pagi, siang, dan malam seolah tak mengenal waktu semata dilakukan untuk memberi perhatian para korban di tengah beban penderitaan yang semakin berat dan situasi yang masih kian tak menentu.

Berikut catatan pendistribusian bantuan yang dilakukan pertanggal 18 Agustus 2018 hingga kini.

Sabtu, 18 Agustus 2018, tiga armada penyebaran logistik diturunkan di 9 Dusun Desa Santong, Kecamatan, Kayangan KLU: Dusun Mekar Sari, Dusun Mekar Sari Barat, Dusun Pondok Nurul Islam, Dusun Santong Barat, Dusun Pertanian, Dusun Gubuk Baru, Dusun Gubuk Baru Bawah, Dusun Madhan Sentul Asli dan Dusun Sentul Bawah, dengan item yang disalurkan sebagai berikut: Beras 80 karung, Gula 30 kantung, Air Mineral 20 Dus, Pakaian layak pakai 8 plastik besar, Pampers Dewasa 8 Bungkus, Pempers Anak 4 Bungkus, Pembalut Wanita 7 bungkus, Gula 1 Dus, Susu untuk anak siap minum 1 dus, Biskuit 2 pak, Susu Bubuk Anak 10 kotak, Pasta Gigi 5 buah, Selimut 10 buah, Sikat Gigi 6 buah, Sabun Mandi 10 pak, dengan Koordinator masing-masing: Ustadz Sudirman, dan Pak M. Ramli. Pendistribusian berlangsung hingga pukul 09.30 wita.

Galeri foto kegiatan lainnya dapat dilihat di sini.

Armada selanjutnya disebar dengan 2 rute. Rute 1: Dusun Kelungkung, Desa Senaru Kecamatan Bayan. Rute 2: Dusun Kekait, Desa Kekait Lobar dengan distribusi bantuan berupa: Sabun Mandi 30 buah, Beras 30 karung, Pembalut Wanita 2 bungkus, Minyak Goreng 1 dus, Shampo 5 renteng, Gula 10 bungkus, Pempers 1 pak, Bubur Instan Anak 4 kotak, Susu Bayi 2 kotak, Susu Bubuk Anak 3 kotak serta Terpal 1 gulung Pendistribusian berlangsung hingga pukul 10.45 wita.

Selanjutnya aksi dilajutkan dengan [endistribusian Logistik di 9 titik di 3 dusun di wilayah Desa Salut, Kecamatan Kayangan, Kabupaten KLU: Dusun Panggung Barat Pos 2 dan 3, Dusun Tanak Sebang Pos 4, 7, 8, 13, 17 dan 19, dan Dusun Montong Singgan dengan bantuan sebagai berikut: Air Mineral 38 dus, Beras 6 karung, Pakaian layak pakai 9 plastik besar, Pampers Anak 1 dus. Bersamaan dengan pendistribusian Logistik di Dusun Tanak Sebang Pos 7 dan 13 Desa Salut dan di Dusun Salut Tunjang pos 17, Desa Salut, Logistik tersebut digunakan oleh warga setempat untuk acara Tahlilan yang masing-masing di tempat tersebut terdapat 2 orang meninggal dunia akibat gempa dengan total jumlah yang meninggal 8 orang. Adapun item yangg didistribusikan khusus untuk acara tersbut antara lain: Beras isi 25 kg sebanyak 2 karung, Air Mineral 5 sus, Mie Instan 2 dus dan Minyak Goreng 2 kantung. Pendistribusian berlangsung hingga jam 15.00 wita dengan Koordinator Ustadz Muhibudin.

Pendistribusian dilanjutkan di Dusun Sumur Pandai, Desa Sesait, Kecamatan Kayangan dengan bantuan sebagai berikut: Beras 1/2 kwintal, Minyak Goreng 1 dus, Pampers 1 dus, Biskuit 1 dus, Mie Instan 5 dus, Minuman Sereal 1 dus. Di Dusun Tumpang Sari Desa Senaru, Kecamatan Bayan dengan bantuan sebagai berikut: Beras 1 1/2 Kwintal, Pampers 2 dus, Air Mineral 15 dus, Minyak Goreng 2 dus, Biskuit 2 dus, Gula 20 kg, Mie Instan 20 dus, Minuman Sereal 2 dus dan Kopi seduh 1 dus, pendistribusian dikoordinir oleh Ustadz Hery.

Minggu, 19 Agustus 2018, pendistribusian logistik dengan armada pertama dengan rute Desa Kayangan di 10 titik: Dusun Pak Mayung Pos 1, 2, 3, 5 dan 6, Dusun Sejongga Pos 7, 8 dan 9 dengan bantuan: Beras 5 kg sebanyak 60 buah, Air Mineral 24 dus, Pakaian layak pakai 12 plastik besar, Minyak Goreng 1 dus, Sandal 60 pasang, Sarung Anak 30 buah, Sarung Dewasa 60 buah, Handuk 11 buah, Sampho 12 renteng, Gula 1 dus, Buku Iqra’ 20 buah, Al Quran 4 buah, Terpal 2 buah, Terpal Gulung 1 rol, Tandone Air 1 buah dan Pipa 1 lonjor. Pendistribusian mulai pukul 09.00 hingga pukul 11.00 wita.

Selanjutnya, pendistribusian logistik dengan armada kedua dengan rute Desa Dangiang: Dusun Jelantik di 9 Pos, Dusun Dangiang Atas di 1 pos dengan bantuan: Beras 5 kg 50 kantung, Air Mineral 21 dus, Pakaian layak pakai 8 plastik besar, Minyak Goreng 4 dus, Sandal Dewasa 60 pasang, Sandal Anak 11 buah, Sarung Dewaas 100 buah, Sarung Anak 100 buah, Bra untuk Wanita 54 buah, Handuk 10 buah, Terpal 1 rol, Gula 1 dus, Buku Iqra’ 60 buah, Selimut Anak 10 buah, Pampers Dewasa 4 bungkus, Sabun Mandi 1 kotak, Pasta Gigi 1 dus, Sikat Gigi 45 buah dan Pampers Bayi 1 dus. Pendistribusian mulai pukul 09.15 hingga pukul 12.15 wita.

Untuk pendistribusian logistik dengan armada ketiga dengan rute Senginjang Barat, Pansyor Lauk, Pansyor Lauk Timuk, dan Pansyor Tengah dengan bantuan: Mesin Jenset 1 buah, Terpal 10 lembar, Beras 5 kg sebanyak 25 kantung, Minyak Goreng 2 dus, Mie Instan 10 dus, Roti 1 plastik, Sarung Anak 20 buah, Sikat Gigi 20 buah, Pasta Gigi 4 pak, Sabun Mandi 5 pak, Pampers Anak 7 bungkus, Sampho 4 renteng, Pampers Dewasa 2 bungkus, Diterjen Cuci 10 buah, Pakaian layak pakai 4 plastik besar, Handuk 5 buah, Baju Anak 12 buah dan Perlak Bayi 12 buah. Pendistribusian mulai pukul 09.30 hingga pukul 12.00 wita.

Untuk pendistribusian logistik dengan armada keempat dengan Rute Desa Sesait, Desa Santong dan Pansyor dengan bantuan: Beras 5 kg sebanyak 30 karung, Air Mineral 12 dus, Minyak Goreng 2 dus, Al Quran 7 buah, Buku Iqra 30 buah, Gula 12 bungkus, Pampers 6 bungkus, Pembalut 6 bungkus, Pasta Gigi 24 buah, Sikat Gigi 24 buah, Terpal 1 gulung, Sampho 6 renteng, Diterjen 6 bungkus, Sabun Mandi 12 pak, Selimut Bayi 12 buah, Baju Anak 12 buah, Sarung Dewasa pria 6 buah, Sarung Dewasa Wanita 6 buah. Pendistribusian mulai pukul 09.45 hingga pukul 11.45 wita.

Selanjutnya pendistribusian logistik dengan armada keLima dengan rute Dusun Lendang Lego, Pos 1, 2 dan 3 Desa Sesait dengan bantuan: Beras 5 kg sebanyak 30 kantung, Air Mineral 15, Pakaian layak Pakai 3 plastik besar, Biskuit 8 pak, dan Permen 3 Bungkus. Pendistribusian mulai pukul 15.00 hingga pukul 16.00 wita.

Pendistribusian logistik dengan armada keEnam dengan rute Dusun Lembah Baru Tempan, Dusun Otak Lendang Desa Akar-Akar, Dusun Batu Gembung Desa Andalan dan Dusun Embar-Embar dengan bantuan: Beras 5 kg sebanyak 40 kantung, Air Mineral 20 dus, Minyak Goreng 1 dus, Al Quran 8 Buah, buku Iqra 30 buah, Gula 1 dus, Mie Instan 2 dus, Susu siap minum 1 pak, Sarden 1 dus, Pampers 3 bungkus, Pembalut 5 bungkus, Teh Celup 10 pak, Susu Kotak 3 kotak, Selimut 10 buah, Handuk 18 buah. Pendistribusian mulai pukul 16.15 hingga pukul 18.5 wita.

Dan dengan armada keTujuh dengan rute: Dusun Pak Mayung Desa Kayangan dengan bantuan: Terpal 3 buah dan  pipa 1 lonjor.

Armada ketujuh melanjutkan dari perjalanan armada pertama yang berangkat dalam mendirikan musholla darurat dan tempat wudhu. (RG)

Aplikasi HILMI FPI

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Telegram