Keberadaan dan kondisi Pak Ubang Subandi di Rumah Singgah ditemani istrinya Suarti.

HILMI-FPI dan Banser Bantu Keluarga Penderita Tumor Rahang

Hilal Merah Indonesia, JAKARTA – Adalah Bapak Ubang Subandi (43) warga Kecamatan Natar, Candi Mas Lampung Selatan, yang oleh Tim Hilal Merah Indonesia (HILMI FPI) dapati dalam kondisi lemah di yayasan Rumah Singgah Jl. Kernolong IV, No.33, Senen, Jakarta Pusat. Ditemani istrinya Suarti (35) yang telah dua bulan lamanya menunggu jadwal operasi.

Pak Ubang Subandi sendiri merupakan pasien rujukan dari RS Urip Sumoharjo, Bandar Lampung dan sempat dirawat selama 5 hari di rumah sakit tersebut sampai 3 hari kemudian harus diterbangkan ke Jakarta.

Ika Fitria (tengah) saat didaftarkan sekolah dengan bantuan tunjangan SPP setahun penuh.
Ika Fitria (tengah) saat didaftarkan sekolah dengan bantuan tunjangan SPP setahun penuh.

Perlu diketahui, Rumah Singgah adalah sebuah tempat di mana menampung para pasien berserta keluarga pendamping dalam menunggu jadwal operasi atau tindak lanjut pengobatan lainnya ke rumah sakit yang bersangkutan. Umumnya pasien dan keluarga yang ditampung di tempat ini dari kalangan tidak mampu.

Banyak problematika yang dihadapi Rumah Singgah, utamanya bagaimana merawat sebaik mungkin pasien selama ditampung. Untuk itulah dalam beberapa bulan terakhir, DPP Hilal Merah Indonesia – FPI menjalin hubungan dan mensupport Rumah Singgah.

Dalam beberapa kali kunjungan, HILMI membawa obat-obatan herbal seperti madu dan propolis, untuk diberikan kepada pasien. Termasuk Pak Ubang Subandi yang diketahui sejak Januari 2017 menderita tumor pada rahangnya, yang kini telah menjalar ke penyakit lain yang terindikasi pada paru-paru juga pada pergelangan kaki telah muncul benjolan.

Dari perbincangan dengan Pak Ubang Subandi berserta istri, Tim HILMI mendapati cerita bahwa beliau awalnya hanya seorang buruh bangunan dengan penghasilan 80ribu perhari. Sejak jatuh sakit, sang istrilah yang harus bersusah payah mencari nafkah keluarga dengan menjadi buruh pembungkus kerupuk, yang hanya per hari bergaji 40-50 ribu yang dapat diambil per 2 minggu.

Di tengah kesulitan ekonomi tersebut, Ika Fitria (11) bahkan hampir putus sekolah. Dan kini dititipkan dalam asuhan neneknya di kampung halaman. Mengetahui hal itu, HILMI berempati untuk berinsiatif membantu keberadaan keluarga Pak Ubang Subandi di Lampung. Serta terus mendorong anaknya untuk tetap semangat bersekolah.

Agung (kiri) saat memberikan bantuan sembako.
Agung (kiri) saat memberikan bantuan sembako.

Berkat bantuan DPW FPI Lampung yang diteruskan kepada seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser) bernama Agung, Sabtu (18/5/2018) dapat menemukan keberadaan Ika Fitria.

Diterima neneknya, Juminah (50) lewat Agung, HILMI menitipkan bantuan berupa sembako. Dan kemarin Jumat (25/5/2018) berkat bantuan pembaca setia website HILMI, Agung juga telah berhasil mendafkarkan Ika Fitria ke bangku sekolah SMP YBL Natar yang tak jauh dari rumahnya serta membayarkan uang SPP untuk setahun penuh.

Pihak keluarga berterima kasih atas bantuan ini, terutama Ika Fitria yang kini dapat tersenyum dapat melanjutkan kembali sekolahnya. Hilal Merah Indonesia (HILMI) pun turut bangga atas kerjasama dengan pihak Banser yang telah merealisasikan bantuan semua ini.

HILMI pun tak lupa mengetuk pintu hati para dermawan, yang sekiranya dapat membantu kebutuhan lain Pak Ubang Subandi beserta keluarga. Silahkan salurkan bantuan dan donasi Anda ke Rekening FPI-Kemanusiaan : BSM 7001440707 dengan Kode Bank 451. (RG)

HILMI FPI Android

Silahkan dibagikan dan jangan lupa untuk menyertakan sumber...

Home / Pengobatan Gratis dan Bantuan Medis / HILMI-FPI dan Banser Bantu Keluarga Penderita Tumor Rahang
Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Telegram