Ibu Susana salah seorang warga Nasrani saat bertatap muka dengan para rombongan FPI Sumut dan Poldasu.

FPI: Merawat Kebersamaan Umat di Kaki Sinabung

Hilal Merah Indonesia – Indahnya kebersamaan antar umat beragama di kaki Gunung Sinabung terlihat begitu mesra pada  kegiatan bakti sosial pengobatan gratis dan pembangunan rumah umat Muslim dan Nasrani yang dilakukan Front Pembela Islam (FPI) Sumatera  Utara bekerja sama dengan Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) di Desa Selandi, Kecamatan Tiga Dreket, Senin (14/5/2018).

Di pengobatan gratis tersebut, banyak sekali aktivitas pengobatan dilakukan. Mulai dari pemeriksaan kulit, paru-paru, gigi, sunat massal dan lainnya. Pihak penyelenggara dan ribuan masyarakat yang mengikuti kegiatan itu, tampak begitu harmonis, bahu membahu melaksanakan aktivitas pengobatan.

Ketua FPI Sumut, Sayed Hud Alatas di tengah suasana bakti sosial pengobatan gratis.
Ketua FPI Sumut, Sayed Hud Alatas di tengah suasana bakti sosial pengobatan gratis.

Tak pandang suku, agama, bahkan status sosial, suasana nampak  begitu bersahabat. Semuanya menyatu pada rasa kemanusiaan yang dibawa dari nilai-nilai luhur ajaran setiap agama yang selalu membawa perdamaian.

Usai melaksanakan pengobatan gratis, rombongan panitia melakukan kunjungan ke rumah-rumah umat Nasrani dan Islam, yang akan direnovasi, karena dinilai sudah tidak layak huni.

Di tempat itu, perwakilan FPI dan Poldasu disambut oleh Ibu Susana salah satu warga beragama Nasrani, yang rumahnya masih dalam proses pembangunan.

Ibu Susana tampak tak bisa menyembunyikan rasa haru, saat rumahnya yang hanya berupa bangunan gubuk. “Saya begitu bahagia sekali dengan niat tulus FPI dan Poldasu, yang dengan ikhlas membangunkan rumah saya,” ujarnya sambil menyeka air mata.

“Saya tak bisa berkata-kata lagi. Yang bisa saya lakukan hanya  berdoa agar Habib (Sayed Hud) dan Poldasu terus diberi kesehatan dan semangat untuk terus membantu umat yang kesusahan, dan menyebarkan kedamaian bagi semua umat,” tambah Ibu Susana.

Ketua FPI Sumut, Sayed Hud Alatas dalam kesempatan tersebut mengatakan, “Kegiatan ini  murni kemanusiaan. Saya cinta orang Karo. Istri saya bermarga Tarigan. Mayoritas agama keluarga istri saya masih beragama Nasrani. Mari sama sama kita hidup rukun dan damai demi kemanusiaan. Semua agama mengajarkan perdamaian,” ungkapnya.

Program bedah rumah yang dicanangkan FPI Sumut dan Poldasu.
Program bedah rumah yang dicanangkan FPI Sumut dan Poldasu.

Ditambahkan pula Sayed Hud Alatas,  setelah  pembangunan rumah Ibu Susana, berikutnya ada 20 rumah lagi yang akan  dibangun FPI  dan Poldasu.

Terkait dengan aksi pengeboman gereja yang terjadi di Surabaya, Sayed Hud Alatas juga mengutuk keras perbuatan biadab tersebut. Beliau meminta agar bangsa Indonesia semakin mempererat hubungan persaudaraan antar umat beragama.

 “Jangan mau terprovokasi oleh pelaku teror tersebut. Kita sesama anak bangsa, apapun agamanya, kita tetap satu tidak boleh terpecah belah. Tidak ada satu agama pun yang mengajarkan kekerasan,” imbuh Sayed Hud Alatas.

Sementara itu Kapolda Sumut yang diwakili Kabagsumda Polres Tanah Karo, Kompol Faidir Chan yang didampingi seluruh jajaran Kapolsek Tanah Karo dalam kesempatanya juga mengajak masyarakat di Tanah Karo untuk tidak terpecah-belah dengan kejadian teror di Surabaya tersebut.

Ditambahkan Faidir Chan, kegiatan bakti sosial dan bedah rumah yang dilaksanakan bertujuan mempersatukan kerukunan umat dalam menyambut Ramadhan serta menyongsong HUT Bhayangkara ke-72.

 ”Ada sekitar seribu peserta yang mengikuti kegiatan bakti sosial tersebut dari berbagai latar agama, suku dan budaya yang berbeda. Tujuannya untuk mempersatukan umat. Agar terus bersatu dan tidak mudah terpecah belah.” pungkasnya. (RG/KontributorSumut)

HILMI FPI Android

Silahkan dibagikan dan jangan lupa untuk menyertakan sumber...

Home / Bakti Sosial / FPI: Merawat Kebersamaan Umat di Kaki Sinabung
Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Telegram