Misi Pembangunan 30 Rumah untuk Mualaf Poso

Hilal Merah Indonesia – Suku pedalaman Wana, Kecamatan Tojo, Kabupaten Tojo Una-Una, Poso, Sulawesi Tengah, sejak lama mendapat perhatian besar dari Dewan Pimpinan Wilayah, Front Pembela Islam (DPW FPI) Poso pimpinan Ustadz Sugianto Kaimudin. Beberapa kali melalui Tim Dakwah-nya, FPI Poso melakukan ekspedisi untuk memberikan perhatian bagi suku yang hidup di dalam belantara hutan Sadame, yang jauh dari hiruk-pikuk peradaban modern dan sentuhan pembangunan. Mulai dari pemberian santunan bahan makanan pokok, renovasi rumah-rumah penduduk dan tentunya dakwah islam.

Dakwah menjadi sentral dalam misi. Di mana Suku Wana setelah diketahui Tim Dakwah FPI Poso secara mayoritas masih menjalankan tradisi animisme dan tak menganut agama formal yang ada di Indonesia. Nilai-nilai keIslaman yang dibawa Tim Dakwah FPI Poso berhasil menarik simpati. Deklarasi syahadat pun seringkali menggema, baik secara kelompok maupun perorangan. Tercatat ratusan lebih warga suku Wana telah diislamkan oleh Tim Dakwah FPI Poso.  Nuansa Islam kini lebih mewarnai kehidupan di sana. Nama Kampung Hidayah Sadame pun diberikan oleh Habib Rizieq Syihab untuk menyebut wilayah terpencil tersebut.

Suasana proses pembangunan rumah-rumah bagi Suku Wana.
Suasana proses pembangunan rumah-rumah bagi Suku Wana.

Tak berhenti sampai di situ, Tim Dakwah FPI Poso juga tak lelah memberikan penanaman nilai-nilai nasionalisme. Karena tak sedikit, warga Suku Wana masih tak mengetahui dalam wilayah  territorial mana mereka berpijak dan tinggal.

Keberadaan tempat-tempat tinggal penduduk yang masih jauh dari layak, kini menjadi perhatian serius Tim Dakwah FPI Poso. Rumah-rumah yang pada umumnya hanya beratap rotan dan berdinding kayu seadanya itu cukup memprihatinkan. Berdiri di tengah hutan belantara dan harus bertahan dari terpaan kondisi alam liar. Terlebih dari terpaan hujan.

Suasana prosesi pengangkutan material-material bangunan.
Suasana prosesi pengangkutan material-material bangunan.

Untuk itulah sejak 21 April 2018, FPI Poso mulai membangun rumah-rumah warga yang lebih layak untuk didiami. Dari 30 rumah yang direncanakan, sebagai tahap awal akan dibangun 10 rumah yang diprioritaskan untuk para kepala suku. Prioritas ini juga sebagai bagian guna menghadapi bulan suci Ramdahan di mana pembangunan rumah-rumah ini diperuntukan bagi para mualaf yang merupakan binaan dari Tim Dakwah FPI Poso.

Semua proses pembangunan ini, tentu memerlukan biaya yang tidak sedikit. Dari kalkulasi yang dihimpun FPI Poso, secara total pembangunan 30 rumah ini akan memakan dana total sekitar Rp .73.140.000. Kayu dan seng adalah dua material yang paling banyak menyerap biaya. Dikarenakan memakan juga kost biaya pengangkutan dari kota, menembus hutan dan mengalirinya lewat jalur sungai. Proses pengangkutan memakan waktu sehari penuh.

FPI Poso juga telah menggandeng DPP Hilal Merah Indonesia (HILMI) dalam hal membantu pendanaan yang akan digalang dari ummat. Khususnya para dermawan dan donator yang bersedia berpartisipasi dalam misi mulia ini.

Kondisi mayoritas rumah-rumah penduduk Suku Wana yang sangat sederhana.
Kondisi mayoritas rumah-rumah penduduk Suku Wana yang sangat sederhana.

Untuk itu, bagi yang berkenan berpartisipasi dapat disalurkan melalui Rekening Kemanusiaan FPI: BSM 7001440707 Kode Bank 451. Atau Anda juga dapat menginformasikan donasi dan bantuan Anda melalui nomor telpon 021. 27531215 serta dapat juga menghubungi lewat halaman kontak kami.

Mari donasikan bantuan Anda. Satu lembar seng pun sangat berarti bagi keberlangsungan kehidupan saudara-saudara kita para mualaf di Suku Wana. (RG)

HILMI FPI Android

Silahkan dibagikan dan jangan lupa untuk menyertakan sumber...

Home / Bedah Rumah / Misi Pembangunan 30 Rumah untuk Mualaf Poso
Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Telegram