Darurat HILMI: Bocah SD Terbakar Sekujur Tubuh

Hilal Merah Indonesia – “Apa dosa seorang anak?!” Mungkin itulah kalimat yang terlintas saat anak tak berdosa harus menghadapi musibah. Siapa sangka, Fajri Rhomadon, bocah baru berumur 7 tahun harus mengalami luka bakar sekujur tubuh. Sebuah peristiwa yang tak terduga pada hari Senin, 22 Januari 2018, terjadi begitu saja hanya dalam hitungan detik. Fajri yang sedang bermain tiba-tiba terlempar botol air mineral yang isinya spiritus. Yang lebih parahnya, botol spiritus sudah dalam kondisi terbakar saat menyiram tubuh anak yang baru mau menginjak SD. Sementara teman Fajri yang melempar botol spiritus setelah membakarnya dengan korek api, juga terkejut karena botol spiritus itu mengenai Fajri. Mungkin inilah yang dimaksud bahwa anak-anak tidak boleh mendekati permainan berbahaya karena efeknya bisa membahayakan dirinya atau sekitarnya. Spiritus yang merupakan bahan kimia mudah terbakar, termasuk kategori bahan yang sangat berbahaya yang tentunya harus dihindari oleh anak-anak.

Mat Kholil, sang ayah mendengar anak ke-2nya terbakar spiritus, spontan bergegas membawa anaknya ke rumah sakit terdekat. Sang ayah sangat khawatir atas kondisi anaknya yang sekujur tubuhnya terbakar. Fajri pun merintih sepanjang jalan, saat dibawa ke rumah sakit. Ala kulihal, rumah sakit Muhammadiyah Gresik langsung mengambil tindakan cepat menangani pasien yang kondisinya sangat kritis. Selama tiga hari diinapkan di rumah sakit Muhammadiyah Gresik. Setelah tiga hari,  Fajri, anak bungsu dari dua anak Mat Kholil, membutuhkan perawatan lebih intensif yang kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit Ibnu Sina. Hingga saat berita ini dimuat Fajri dikabarkan masih di rumah sakit Ibnu Sina.

Kondisi rumah di mana keluarga Fajri Rhomadon mengontrak.
Kondisi rumah di mana keluarga Fajri Rhomadon mengontrak.

Berdasarkan keterangan medis, Fajri mengalami luka bakar hingga 70 persen. Bisa dikatakan dari area perut ke atas, tubuh Fajri terbakar total. Tampak dalam gambar foto, hampir seluruh tubuh Fajri dibalut dengan perban. Bahkan nyaris seluruh kepalanya dililit perban. perkembangan Fajri Sempat dikabarkan kondisi Fajri kritis. Tapi  alhamdulillah,  penanganan cepat tim medis mampu melewati  kondisi kritis Fajri. Semoga kondisinya terus membaik. Amin.

Yang lebih menyedihkan lagi, kondisi keluarga Fajri tergolong tak mampu. Sang ayah sendiri tak lebih dari seorang supir angkot, yang rumahnya masih mengontrak dengan jurusan Pasar Turi-Gresik. Apalagi saat masuk rumah sakit Muhammadiyah, Fajri digolongkan pasien reguler yang dikenakan biaya normal. Menurut data yang diterima Hilal Merah Indonesia (HILMI) FPI, biaya total perawatan Fajri selama 3 hari di rumah sakit Muhammadiyah lebih kurangnya sebesar 20 juta rupiah, yang didapat dari pinjaman. Biaya tersebut belum termasuk dengan perawatan Fajri. Meski mengunakan kartu tidak mampu, Tapi tentunya biaya pastilah tidak ada bagi sang ayah yang tak lebih dari seorang supir angkot.

DPW FPI Gresik sejauh ini berhasil mengumpulkan dana sekitar 11 juta rupiah berkat dana yang terkumpul dari berbagai pihak. Sebagai tahap awal telah disalurkan kepada pihak keluarga sebesar 5 juta rupiah. Kami juga berharap semua pihak yang mendengar informasi ini tergerak untuk membantu keluarga Fajri. Uluran dermawan bisa langsung ke tangan ayahnya sendiri, Mat Cholil di nomor HP: 082199645192 dengan alamat rumah keluarga Fajri,  Jl. Usman Sadar 8c/5, belakang makam Mbah Agus Salim, Karanganyar, Gresik. Atau dapat melalui DPW FPI Gersik melalui Muhammad Aljufri (Humas) di nomor HP: 087810121641 atau dapat juga menghubungi DPP Hilal Merah Indonesia.

DPW FPI Gresik saat memberikan bantuan kepada keluarga Fajri Rhomadon.
DPW FPI Gresik saat memberikan bantuan kepada keluarga Fajri Rhomadon.

Tentunya DPW FPI Gersik dan HILMI tidak bisa berdiri sendiri tanpa bantuan para dermawan dan Alhamdulillah, beberapa komunitas juga turut membantu untuk kesembuhan Fajri Rhomadon. Juga peran serta bantuan para dermawan yang dimuliakan Allah dan Rasulullah Saw. (AR/HILMI)

Aplikasi HILMI FPI

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Telegram