Aliyah yang ditemani ayahnya (kiri) saat diterima Ketua Umum DPP HILMI, Habib Ali Al Hamid.

Aliyah, Mujahidah Cilik 212

Gaung Maulid Akbar dan Reuni Alumni 212 yang dipusatkan di Silang Monas, Jakarta, 2 Desember 2017 lalu masih terasa hingga kini.  Gelaran kolosal di mana jutaan ummat Islam berkumpul, bersatu-padu dalam ukhuwah dan saling berbagi.

Kenangan kemarin itu melekat tidak hanya pada saat acara berlangsung.  Namun juga, proses sebelum hari H, terutama bagi kami Hilal Merah Indonesia (HILMI) yang masuk dalam tim kepanitiaan di acara tersebut. Terutama saat kantor kami di bilangan Kalibata, Jakarta Selatan dikejutkan kedatangan seeorang gadis kecil bernama Aliyah Arifah Billah (4 tahun).

Jelang sore itu (1/12/2017), Aliyah datang dihantar kedua orangtuanya, Raden Widiantoro dan Atikah Achpryani warga Jakarta Pusat, bermaksud menyumbangkan uang untuk acara Maulid Akbar dan Reuni Alumni 212. Diterima Ketua Umum DPP HILMI, Habib Ali Al Hamid dengan senang hati Aliyah menyerahkan 2 buah tabung celengan, yang merupakan hasil jerih payahnya menabung selama 1 tahun.

Menurut ayahanda Aliyah, Raden Widiantoro, rata-rata nominal di dalam celengan tersebut adalah uang pecahan 1000 dan 500 rupiah, yang ditabung Aliyah setiap harinya. Aliyah terbiasa melakukan itu atas keinginannya sendiri. Teristimewa ia akan membobok celengannya saat bulan maulid tiba dan ia akan menyumbangkannya guna penyelenggaraan maulid di manapun. Dan secara kebetulan, tahun ini adanya maulid akbar yang diadakan di Monas. Seperti tak mau menyia-nyiakan kesempatan, Aliyah mampak begitu bersemangat untuk menyumbangkan hasil tabungannya. Dan setelah kami hitung, total sumbangan Aliyah berjumlah 900 ribu rupiah, yang akhirnya kami belanjakan dalam bentuk roti untuk dibagikan kepada para tamu Allah di acara Maulid Akbar dan Reuni Alumni 212.

Menurut Raden Widiantoro lagi, sebagai ayah ia sengaja melakukan itu untuk menanamkan kecintaan anaknya kepada Baginda Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam, agar kelak anaknya juga dapat mengenal dan mengikuti suri tauladan nabi.

Aliyah yang juga pecinta Imam Besar Habib Rizieq Syihab ini, sebelumnya juga pernah menyumbangkan hasil tabungannya untuk peduli gempa di Pidie Aceh tahun lalu melalui HILMI.

Semoga kisah Aliyah yang dapat kita sebut mujahidah cilik ini, dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak Indonesia lainnya.

HILMI FPI Android

Silahkan dibagikan dan jangan lupa untuk menyertakan sumber...

Home / Tokoh Inspiratif / Aliyah, Mujahidah Cilik 212
Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Telegram