Menderita Sakit Puluhan Tahun, Gadis Malang Akhirnya Mendapat Bantuan HILMI

Hilal Merah Indonesia – Senin, 25 September, kabut masih menyelimuti sepanjang perjalanan, meski waktu telah menunjukkan pukul 12 siang. Perjalanan berliku di bawah lereng Gunung Semeru itu, harus ditempuh selama kurang lebih 4 jam dari kota Malang. Meski demikian, tak meluluhkan semangat para laskar FPI dan HILMI untuk bergegas melakukan investigasi menuju kediaman Khalimatus Sa’diyah (19 tahun) di Dusun Karangsuko, Desa Tamanstriyan, Kecamatan Turtoyudo,  Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Khalimatus Sa’diyah gadis remaja dikabarkan telah menderita sakit kejang selama puluhan tahun oleh ibunya, Siti Muzayanah yang berkeluh kesah di salah satu akun media sosial, sehari sebelumnya. Hal tersebut diketahui oleh salah satu aktivis HILMI, Amran yang lantas melaporkan hal ini ke DPP Hilal Merah Indonesia (HILMI).

Prosesi evakuasi Khalimatus Sa'diyah menuju rumah sakit.
Prosesi evakuasi Khalimatus Sa’diyah menuju rumah sakit.

Ketua Umum HILMI, Habib Ali Al Hamid pun langsung memberikan instruksi untuk segera mengevakuasi Khalimatus Sa’diyah, agar segera dibawa ke rumah sakit. Dan keesokan harinya, 26 September, menggunakan mobil salah satu laskar FPI dan dibantu beberapa laskar, Khalimatus Sa’diyah dievakuasi menuju Rumas Sakit Lavalette, Kota Malang.  Yang sebelumnya harus singgah dahulu ke salah satu puskesmas sebagai prosedur penanganan melalui jaminan BPJS.

Khalimatus Sa’diyah sebelum menderita sakit dikenal sebagai anak yg cerdas, ceria dan cantik serta mempunyai dua orang adik yang masih kecil.  Ayahnya sendiri telah meninggal sejak ia menginjak usia 9 tahun.  Dalam kehidupan yang serba tak berkecukupan itu, praktis ibunda Siti Muzayanah yang hanya seorang guru mengaji di kampung tak mampu membawanya ke rumah sakit. Hingga penyakit yang diderita Khalimatus Sa’diyah semakin memburuk, hingga Khalimatus Sa’diyah pun tak dapat berjalan, bahkan tak dapat berbicara.

Khalimatus Sa'diyah saat tiba di rumah sakit.
Khalimatus Sa’diyah saat tiba di rumah sakit.

Alhamdulillah, meski sempat beberapa kali mengalami kondisi tidak stabil dan hanya bisa makan melalui bantuan selang, selama perawatan di Rumah Sakit Lavalette, kondisi Khalimatus Sa’diyah berangsur membaik. Dan dalam beberapa hari ini, selama di rumah sakit, para laskar bahkan mujahidah datang membantu dan turut menjaganya, pagi-siang dan malam, menemani sang ibunda Siti Muzayanah.  Juga berkat bantuan besar Ustadz Mukhlis dan Saudara Andri yang selama prosesi dari rumah ke rumah sakit membantu Khalimatus Sa’diyah. Tak luput juga peran Ustadz Hasan, selaku Ketua Gerakan Masyarakat Ahlusunah, Malang (Gemas).

Para laskar dan mujahidah setia dan siaga, turut membantu menjaga di rumah sakit setiap harinya, pagi-siang dan malam.
Para laskar dan mujahidah setia dan siaga, turut membantu menjaga di rumah sakit setiap harinya, pagi-siang dan malam.

Tak luput, kami dari Hilal Merah Indonesia juga mengajak peran serta para dermawan dan masyarakat luas lainnya, untuk turut mengulurkan tangan membantu penderitaan adik kita, Khalimatus Sa’diyah.  Bantuan dapat menghubungi langsung Hilal Merah Indonesia melalui halaman Hubungi Kami, atau langsung menghubungi kontak person ibu Siti Muzayanah di 085204567158. (rg)

Aplikasi HILMI FPI

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Telegram