Mari Bantu Ibu Halimah

Ibu Halimah, seorang janda yang menjalani kesehariannya dengan serba ketidakcukupan harus rela tinggal dalam sebuah bangunan yang lebih mirip sebuah gubuk, hanya seorang diri. Ibu halimah yang telah 10 tahun lebih ditinggal mati suaminya, hanyalah seorang buruh sawah, dengan penghasilan tak menentu. Rumah yang kini beliau tempati juga merupakan rekonstruksi rumah yang dahulu sempat roboh. Dan dibangun seadanya hasil dari puing-puing yang ada.

Ibu Halimah sendiri mempunyai 2 orang anak wanita, yang juga hidup dalam kondisi yang tidak berbeda jauh, namun hidup terpisah di rumah lainnya.

Keberadaan Ibu Halimah yang tinggal di Kampung Pate Bereuhang, Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara, diketahui berkat laporan saudara Razli yang tak lain merupakan tetangga beliau, yang melaporkan kepada Tengku Muslim At Thahiri selaku Ketua DPD FPI Aceh.

Akhirnya, bersama para laskar yang dipimpin Pangda FPI DPD Aceh, Khoirul Rizal menuju kediaman Ibu Halimah. Hasil dari tinjauan tersebut akhirnya diputuskan untuk membantu penuh pembangunan kembali rumah Ibu Halimah dalam bentuk yang lebih baik dan tentu layak untuk ditinggali. Dan Insya Allah, dalam beberapa hari kedepan proses pembangunan akan dimulai.

Sampai saat ini dalam yang terkumpul baru saja berjumlah 3 juta rupiah. Sedangkan total anggaran yang diperlukan mencapai 13 juta rupiah.  Untuk itu, DPP HILMI juga mengajak peran masyarakat dan para donatur untuk bersama membantu proses pembangunan rumah Ibu Halimah.

Kami persilahkan para dermawan dapat menyumbangkan donasinya melalui: Rekening Kemanusiaan FPI, BSM 7001440707 dengan kode bank 451 atau hubungi DPP HILMI: 021. 27531215 (jam kerja) . Insya Allah segala bantuan Anda, dapat kami salurkan dengan amanah.

HILMI FPI Android

Silahkan dibagikan dan jangan lupa untuk menyertakan sumber...

Home / Aksi Kemanusiaan / Mari Bantu Ibu Halimah
Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Telegram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *